Gejala Tanaman Jagung Kekurangan Hara

Diposting pada 53 views

Gejala Tanaman Jagung Kekurangan Hara– Ketika tanaman kekurangan Hara, Maka akan menyebabkan perubahan terhadap tanaman.

Perubahan yang dapat menghambat pertumbuhan jagung dan akan membuat daun menguning akibat kekurangan hara.

Pada masa sebelum jagung ditanam di lahan penanaman lakukan penambahan pupuk untuk mengontrol atau menyeimbangkan unsur hara.

Banyak pembahasan yang dapat mengevaluasi memberikan pengarahan bagaimana cara menyuburkan tanah penanaman agar pertumbuhan dapat berjalan dengan baik.

Jika tanaman jagung sudah menguning atau biasa petani menyebutnya jangung bule, Maka tanaman jagung tidak dipanen.

Agar tanaman jagung anda tidak mengalami kekurangan hara lakukan pengetahuan bagaimana menanggulaninya.

Pengertian Kahat

Kahat adalah dalam bahasa pakar pertanian yaitu gejala tanaman jagung yang mengalami kekurangan unsur hara.

Hal ini disebabkan tanaman jagung tidak terpenuhi unsur hara dan kekurangan pupuk. Maka tanaman jagung akan mengalami perubahan pada daun yang menguning.

Untuk menghindari kahat (kekurangan hara) anda bisa mengendalikan hal tersebut dengan melakukan pembrian pupuk dasar sebelum jagung ditanamkan di lahan.

Jika sudah anda dapat menambahkan tingkat pertumbuhan jagung dengan menggunakan pupuk NPK Phonska dan pupuk Urea.

seperti yang kita ketahui pemupukan adalah faktor penunjang utama dalam mengoptimalkan Kesuburan tanah.

Jenis-Jenis Kahat Pada Tanaman Jagung

Ada beberapa jenis kahat dengan bentuk yang berbeda dan biasanya kahat muncul saat tanaman ditahap pertumbuhan.

Nah berikut ini bentuk-bentuk kahat yang muncul Pada tanaman jagung yang mengalami kekurangan Hara.

1. Bentuk Kemunculan Kahat Nitrogen (N)

Kahat Nitrogen

Biasanya kemunculan kahat jenis ini akan terjadi pada tanaman yang berusia masih muda.

Pada permukaan daun yang berwarna hijau akan bercamur kekuningan di bagian ujung hingga menuju tulang daun dan berbentuk Huruf V

Gejala kekurangan N akan berangsur hingga merambat keseluruh daun tanaman jagung dan mengakibatkan jagung kerdil.

Jika sudah terjadi kekurangan N maka jagung juga akan mengalami pembungaan terlambat dan akar juga tidak dapat tumbuh dengan baik.

Bacajuga : Cara Lengkap Menanam Jagung hasil Memuaskan

2. Bentuk Kemunculan Kahat Fosfor ( P )

Kahat fosfor juga biasa terjadi pada usia tanaman masih muda, Bentuk kemunculan kahat ini daun akan berwarna ungu kemerahan. Produksi Tongkol jangung akan mengecil dan berbentuk melengkung.

Hal yang menyebabkan kekurangan P adalah suhu udara tinggi dan udara kering, sehingga menimbulkan terjadinya kakurangan unsur P.

3. Bentuk Kemunculan Kahat Kalium ( K )

Kahat kalium juga terjadi pada tanaman jagung usia muda. Namun tidak terlalu parah dampak pada tanaman tidak seperti kahat P dan Kahat N.

Bentuk Kemunculan kahat ini daun akan berwarna kuning atau kecoklatan pada daun tua. Perubahan warna daun tersebut akan terus berkembang ke daun utama dan pada daun-daun lainya.

Gejala Kahat K akan muncul juga pada buku batang tanaman jagung pada bagian dalam. dapat diketahui dengan cara mengiris batang jagung secara memanjang.

Namun kahat K tidak terlalu mempengaruhi ukuran tongkol. Tetapi biji jagung hanya sedikit atau biasa di katakan tidak berkembang.

Biasanya jika sudah mengalami kahat K, jagung akan mempunyai bayak kelobot dan biji hanya sedikit.

Bacajuga : Pupuk Yang Tepat Untuk Tanaman Padi Agar Hasil Panen Memuaskan

4. Bentuk Kemunculan Kahat Belerang ( S )

Kahat belerang juga terjadi pada umur jagung masih muda dan bentuk kemunculan akan mengalami perubahan warna hijau muda pada daun.

Jika sudah begini pertumbuhan jagung akan terhambat. biasanya terjadi pada tanah pasir atau di lahan yang memiliki tingkat organik yang rendah pada tanah.

makanya sebelum penanaman sangat perlu mengoptimalkan tanah dengan cara pemupukan agar tidak mengalami kekurangan hara yang berakibat kerugian pada petani jagung.

5. Bentuk kemunculan Kahat Magnesium ( MG )

Kemunculan kahat ini juga menimbul kan garis putih pada daun muda dan pada daun tua akan berwarna merah keunguan di sepanjang daun jangung bagian pinggir kanan dan kiri .

Hal ini dapat terjadi karena pada lahan penanaman kurang masam. Untuk menanggulaninya anda bisa menambahkan dolomite untuk menambahkan kemasaman tanah tersebut.

Semoga dalam pembahasan kali ini dapat memberi pengethuan anda dalam mengatasi kekurangan hara dan dapat anda ketahui bagimana bentuk munculnya yang terjadi pada tanaman jagung yang kekurangan hara.

setiap petani jagung pasti juga sudah banyak yang mengalami hal ini. karena kekurangan pupuk dapat menyebab kan kesuburan tanah menurun akibat kekurangan organik nutrisi yang diserap tanaman kurang terpenuhi.

BacaJuga : Cara Menanam Cabe Yang Baik Dan Benar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *