Cara Tanam Brokoli Di Pot/Polybag

Diposting pada 90 views

Cara Tanam Brokoli Di Pot/Polybag- Tanaman satu ini memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Sehingga paling banyak di cari oleh konsumen.

Sayuran brokoli adalah salah satu jenis tanaman sayuran yang memiliki harga jual yang tergolong mahal di pasaran.

Jika dilihat dari bentuk tanaman brokoli memiliki bentuk yang unik dan berwarna hijau menyerupai bentuk rambut gimbal.

Tapi jangan salah brokoli jika di olah menjadi kuliner memiliki rasa yang sangat lezat sekali. Brokoli juga memiliki manfaat dapat mencegah penyakit dan mengobati beberapa jenis penyakit.

Manfaat mengkonsumsi sayuran brokoli dapat menambah daya tahan tubuh dan menambah kesehatan tulang. Dan dapat mencegah penyakit jantung, mencegah kanker, menjaga tekanan darah agar tetap stabil, mempertajam pengelihatan dan masih banyak lagi manfaat brokoli untuk tubuh manusia.

Ciri-Ciri Brokoli

Bagi anda yang belum mengatahui ciri-cri tanaman brokoli akan saya sedikit jelaskan bentuk dari syuran jenis ini seperti berikut :

  • Memiliki Tangkai yang kuat dan bagian tunas-tunasnya kecil.
  • Dan kebanyakan Di kelilingi dedaunan
  • Pada bagian cabang dan batang brokoli sangat tebal
  • Warna pada bunga berwarna putih dan seperti kembang kol

Cara Mananam Brokoli Yang benar

Cara menanam brokoli

Pada dasarnya brokoli adalah salah satu tanaman yang sangat laris di pasaran dan memiliki kandungan gizi yang baik untuk tubuh manusia.

Sehingga untuk membudidayakan tanaman brokoli sangat berpotensi mendatangkan keuntungan yang sangat besar sekali.

Cara pembudidayaannya sangat mudah untuk dilakukan dengan melakukan perawatan secara teliti dan teratur.

Dalam waktu satu tahun jika anda membudidayakan tanaman brokoli dapat panen sebanyak 2 kali, Namun kembali lagi dari waktu penanamannya.

Tanaman brokoli membutuhkan lahan yang banyak mengandung unsur hara yang cukup, tanah yang gembur dan subur, harus memiliki pancaran sinar matahari yang cukup.

Apabila anda memiliki lahan perkebunan yang memenuhi syarat seperti penjelasan diatas, anda bisa membudidayakan tanaman brokoli dan dengan pengaplikasian yang Benar.

Berikut tatacara yang tepat menanam brokoli dalam pot/polybag lengkap panduan untuk anda pelajari dalam pembahasan kali ini.

1. Menyiapkan Media Tanam

Tanah yang anda gunakan untuk dimasukan dalam media tanam pot/polybag harus memiliki tekstur tanah yang gembur dan tidak banyak kotoran seperti sampah plastik, beling dan kotoran jenis lainya.

JIka anda ingin menanam dilahan perkebunan anda bisa membersihkan lahan terlebih dahulu dari semak belukar, rumput, bebatuan dan jangan lupa mengemburkan tanah dengan cara di cangkul atau di bajak.

Setelah tanah sudah di gemburkan selanjutnya jangan lupa membuat bedengan atau tumpukan tanah yang memanjang.

Untuk lebar tumpukan atau bedengan sekitar 100 cm dan tinggi bedengan yang ideal sekitar 35 cm. berikan jarak antara bedengan satu dengan yang lain sekitar 40 cm saja.

Agar nanti brokoli yang anda tanam dapat tumbuh dengan baik diarea lahan perkebunan harus memperhatikan kemasaman ( PH ) yang di butuhkan tanaman berokoli sekitar 5,5. Jika pada tanah kurang dari yang di butuhkan anda harus melakuka penyeimbangan PH dengan pengapuran pada tanah terlebih dahulu.

Berikan juga penambahan pupuk kandang agar tanah tersebut memiliki unsur hara yang cukup dengan mencampurkan pupuk kandang secukupnya pada lahan penanaman.

Sehingga ketika pupuk sudah meresap pada lahan tersebut akan membuat tanah lebih subur dan brokoli akan tumbuh dengan baik.

2. Pembenihan Brokoli

Langkah berikutnya adalah dengan memperhatikan penyiapan pembenihan agar tumbuh tunas dengan baik dan terhindar dari jamur.

Seterilkan terlebih dahulu benih dengan cara merendam benih menggunakan air panas yang memiliki suhu sekitar 55 drajat celcius, lama perendaman pemilihan bibit hanya memakan waktu sekitar 15 sampai 30 menit saja.

Atau anda juga bisa merendam bibit menggunkan larutan fungisida untuk menyeterlikan bibit sebelum disemai dalam jangka waktu perendaman sama saja yaitu 15 sampai 30 menit tahap awal pemilihan.

Benih yang memiliki kualitas jelek akan mengapung diatas dan benih yang baik akan tetap tenggelam, setelah selesai pemilihan benih, rendam kembali benih dalam jangka waktu yang cukup lama yaitu 12 jam.

3. Penyemaian Benih Brokoli

Buatlah lahan penyemaian dengan membuat bedengan kecil dengan mencangkul tanah hingga kedalaman 30 cm. Dan untuk ukuran bedengan yang maksimal, untuk penyemaian sekitar 110 cm lebar dan tinggi 120 cm. Untuk panjang bedengan anda sesuaikan saja dengan kebutuhan bibit yang akan disemai.

Jangan lupa mencampurkan tanah yang dibuat bedengan dengan pupuk kandang secukupnya dan diam lahan bedengan selama 3 hari agar pupuk dapat meresap kedalam tanah.

Apabila kebutuhan bibit hanya sedikit anda bisa menggunkan polybag sebagai lahan penyemaiannya lebih mudah dan simple.

Sedikit saya jelaskan kembali cara membuat pengisi media penyemaian yan benar yaitu ayak terlebih dahulu tanah agar halus, lalu ayak juga pupuk kandang. campurkan tanah dan pupuk dengan perbandingan 1:2 atau 1:1. setelah itu sudah masukan kedalam polybag. jika menggunakan polybag.

Setelah media sudah dimasukan tutup tipis media penyemaian dengan pupuk kandang. diamkan selama 3 hari dan sebar benih secara teratur agar tidak tumbuh terlalu rapat atau bisa memasukan dengan membuat lubang pada media penyemaian agar tidak kerja dua kali.

Agar benih brokoli yang anda semai cepat tumbuh jaga kelembapan pada media tersebut dengan menyiram setiap hari pagi dan sore. namun jangan terlalu berlebihan melakukan penyiraman benih agar tidak tergenangi air.

Tutup benih dengan menggunkan daun pisang. Tujuannya adalah agar benih tersebut cepat tumbuh tunas dan setelah tumbuh jangan lupa buang daun pisang.

4. Penanaman Bibit Brokoli

Setalah Bibit yang anda semai tadi sudah memiliki akar yang kuat anda bisa memindahkan bibit pada lahan penanaman.

Dengan memasukan akar kedalam tanah. Harus dilakukan denga berhati-hati agar tidak merusak akar tanaman.

Jika menggunakan media polybag bisa menanam satu persatu dalam satu media tanam agar dapat tumbuh secara maksimal dan susun rapi media agar tidak terlalu rapat.

Untuk pemindahan lahan kebun lakukan penanaman bibit dengan berhati-hati juga agar tidak merusak akar.

Beri jarak penanaman dari tanaman satu dengan yang lain sekitar 50 x 50 cm pada lahan bedengan perkebunan. Untuk cara tanam sama saja yaitu masukan akar bibit kedalam tanah dengan hati-hati.

5. Penyulaman Dan Penjarangan

Setelah anda menanam bibit langkah berikutnya adalah melakukan penjarangan dan penyulaman.

Setalah tanaman sudah berusia 2 minggu anda baru bisa melakukan penjarangan dan penyulaman.

Pada usia tersebut akan terlihat tanaman yang bermasalah dan terlalu rapat satu sama lain.

Jika anda cek ada sebagian tanaman yang terlalu rapat lakukan penjarangan agar brokoli dapat tumbuh dengan maksimal. Lakukan pencabutan bibit secara berhati-hati agar akar tidak rusak dan tanam kembali pada lahan yang memiliki jarak tanam yang terlalu jauh.

Lakukan penyulaman bila terjadi masalah terhadap bibit dengan cara mencabut dan mengganti bibit yang baru. namun jika ada bibit yang bermasalah tidak diganti maka akan mengalami masalah pada masa pertumbuhannya.

6. Perempelan Tanaman Brokoli

Tujuan dari perempelan adalah agar bungan yang dihasilakan tanaman brokoli memiliki kualitas yang maksimal. Oleh karena itu harus melakukan perempelan dari awal penanaman.

Saat masa brokoli sudah mulai berbunga lakukan pengikatan terhadap daun yang sudah tua. Agar bunga tersebut dapat telindungi dan tidak terkena sinar matahari secara langsung. Dengan begitu bunga brokoli dapat tertutup dengan daun yang di ikat.

7. Pengendalian Hama Dan Penyakit

Hama dan penyakit dapat diantisipasi dan dibasmi dengan menggunakan bibit yang berkualiatas baik. Atau dengan cara menyeterilkan bibit dengan merendam bibit pada air panas atau bisa juga menggunakan larutan fungisida/ bakterisida di rendam selama jangka waktu 15 menit.

Atau bisa menggunakan cara lain seperti berikut :

  • Sanitasi Kebun
  • Mananam Kultivar
  • Varietas Yang tahan terhadap penyakit
  • Sterillisasi media semai
  • Rotasi tanaman

Usahakan tanaman terhindar dari kerusakan yang disebabkan oleh gigitan serangga. Jika ada salah satu tanaman yang sudah terkena penyakit cara mengatasinya adalah cabut tanaman agar tidak menular kesemua tanaman brokoli.

Jika ada serangan hama serangga lakukan penanganan dengan cara menyemprotkan pestisida. Walaupun tidak ada serangan serangga anda tetap melakukan penyemprotan selama 2 minggu sekali agar tidak terserang hama serangga.

8. Penyiangan Tanaman

Penyiangan tanaman dapat dilakukan setelah usia tanam mencapai sekitar 7 sampai 10 hari. sambil melakukan penyiangan lakukan juga penggemburan tanah dan pemupukan.

Setelah masa penyiangan pertama anda bisa melakukan penyiangan kembali pada usia tanaman mencapai 20 hari. Dan akan melakukan proses penyiangan ke 3 pada usia tanaman mencapai 30 sampai 35 hari.

Setiap anda malakukan penyiangan jangan lupa gemburkan tanah dengan berhati-hati dan tidak boleh terlalu dalam melakukan penggemburan. agar tanaman tidak mengalami kerusakan pada akarnya. Masa penyiangan harus di hentikan pada masa tanam vegatatif dan mendekati masa panen.

9. Pemupukan Tambahan

Cara pemupukan juga harus di lakukan dengan benar dan sesuai dosis yang dibutuhkan. jika salah dosis maka akan membuat tanaman brokoli mati.

Oleh sebab itu untuk sahabat tani pemula bisa mempertanyakan kepada ahlinya atau mencari di internet cara pemupukan yan tepat pada waktunya dan dosis yang diberikan sesuai yang dianjurkan.

Cara pemupukan tanaman brokoli dari usia tanam dan pengatauran dosis yang sesuai seperti berikut caranya:

  • Usia Tanaman brokoli 1 minggu Urea/Za 44 kg, TSP 93 kg, KCL 45 Kg. Perhektar lahan
  • Usia tanaman brokoli mencapai 3 minggu Urea/ZA 44 Kg, TSP 93 kg, KCL 45 Kg. Perhektar lahan
  • Usia tanaman brokoli mencapai 5 minggu Urea/ZA 44 Kg, TSP 93 kg, KCL 45 Kg. Perhektar lahan

Yang perlu diperhatikan adalah jangan melakukan pemupukan terlalu dekat dengan pangkal batang tanaman berikan jarak pemupukan sekitar 10 – 15 Cm dari tanaman.

10. Penyiraman Tanaman

Brokoli adalah salah salah satu tanaman yang membutuhkan banyak resapan air. lakukan penyiraman agar tempat penanaman selalu terjaga kelembapannya.

Apalagi pada masa berbunga harus benar-benar menjaga kelambapan tanah penanaman agar bunga tersebut dapat tumbuh dengan baik.

Dalam satu minggu anda bisa melakukan penyiraman 2 hingga 4 kali. namun sesuaikan dengan kondisi musim juga.

Jangan lupa terlalu banyak atau air menggenangi tanaman berikan saja dengan jumlah air yang di butuhkan untuk menjaga kelembapan.

11. Penen Dan Pasca Panen Brokoli

Masa panen untuk mencapai sayuran brokoli memiliki ukuran yang maksimal adalah jika sudah memasuki usia 55 sampai 100 hari setelah tanam baru bisa anda melakukan pemanenan.

Masa panen brokoli bisa dilihat dari diameter besar bunga pada tanaman tersebut. untuk ukuran diameter bungan yang siap dipanen atau ukuran maksimalnya yaitu :

  • 25 -30 cm
  • 20 – 25 cm
  • 15 – 20 cm

Lakukan pemanenan dengan benar dan letakan brokoli yang sudah di panen pada tempat yang teduh agar tidak rusak atau layu. letakan pada tempat yang memiliki kelembapan yang cukup sekitar 75 – 85 %. Atau bisa juga anda siapkan kamar dingin untuk menyimpannya yang memiliki temperatur suhu 440 drajat celcius.

Cara memilih Varietas Brokoli Yang Baik.

Sebelum anda melakukan tahap-tahap tersebut, hal yang harus anda lakukan adalah memilih varietas yang baik. Apabila anda memiliki tempat yang luas bisa memilih tanaman yang memiliki pucuk yang besar. melakukan varietas dengan memilih kepala yang besar dapat menghasilkan mahkota yang berukuran besar. varietas ini membutuhkan waktu 50 – 90 hari untuk di panen.

varietas yang memiliki kepala yang besar :

  • Arcadia
  • Blestar
  • Munchkin
  • Nutribud
  • Pacman

Varietas tersebut yang dapat tumbuh memiliki ciri yang lebat dan mahkota yang tumbuh berukuran kecil, varietas ini membutuhkan waktu 50 – 90 hari untuk di panen.

jenis varietas yang dapat tumbuh :

  • De Cicco
  • Purple Peacock
  • Purple Sprouting
  • Clabrese

Anda juga bisa memilih varietas Ramanesco, karena pada dasarnya varietas jenis ini sangat cocok untuk ditanam pada lahan yang memiliki kulitas yang baik dan subur.

Varietas janis ini dapat tumbuh secara berputar dan memiliki mahkota yang berbentuk krucut dengan kualitas tanam yang baik dan jika dimakan lezat dan renyah.

Untuk varietas jenis ini sangat menyukai lahan yang memiliki suhu 80 drajat dan meniliki banyak air. Salah satu jenis yang bisa dikatakan masuk dalam jenis varietas ini adalah seperti Natalino, Ramanesco italia, dan jenis Veronica

Untuk mempercepat masa panen anda bisa memilih brokoli jenis raap. Varietas ini berfungsi sebagai tunas yang dapat membuat brokoli tersebut menjadi kaya rasa. Untuk varietas jenis brokoli raap yaitu seperti Early Fall Rapini, Sessantina Grossa, Zomboni dan Sorrento.

Untuk suhu terndah brokoli tetap tumbuh yaitu sekitar 4 drajat. Jika anda ingin mencangkok bibit, buatlah asumsi 10 hari agar brokoli maencapai masa kematangan.

Anda juga bisa melakukan penanaman tanaman jenis lain secara bersamaan dengan brokolli seperti jenis tanaman wortel, mentimun, bit dan sayuran jenis lainnya. Jika anda memiliki lahan yang berada di suhu yang hangat sebaiknya lakukan penanaman pada saat musim dingin.

Lakukan perawatan seperti diatas agar brokoli dapat panen dan tumbuh bebas dari serangan Opt hama dan penyakit.

Karena pada dasarnya brokoli adalah salah satu tanaman yang renta terhadap serangan cacing dan ulat kubis.

Oleh karena itu perlu dilkukan perawatan secara telaten dan memeriksa tanaman yang memiliki masalah pertumbuhan.

Jika perawatan di lakukan dengan benar maka hasil panen yang anda bayangkan akan seperti harapan. Jangan selalu membiarkan tanaman jika tidak ingin gagal panen.

Berikut ini bagaimana cara melakukan penanaman brokoli pada media pot dan lahan perkebunan yang dapat anda pelajari semoga dapat anda pahami dalam pembahasan kali ini.

Bacajuga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *