Cara Mencangkok pohon Alpukat Yang Benar

Diposting pada 39 views
cara mencangkok alpukat

Cara Mencangkok Alpukat Yang Benar- Teknik mencangkok sebenarnya benarnya sudah tidak asing lagi oleh masyarakat indonesia.

Namun teknik mencamgkok juga harus dilakukan dengan benar dan mengetahui pohon yang baik yan dicacangkok.

Jadi jika kita tidak menemukan cara yang benar, hanya akan sia-sia.

Dalam pemabahasan kali saya akan membahas cara mencangkok yang tepat untuk anda pelajari dan diketahui.

Jika anda belum pernah melakukan pencangkokan mungkin akan binggung bagaimana cara melakukanya.

Sehingga untuk pemula wajib membaca bagaimana cara mencangkok yang benar.

Yang akan kami bahas dalam segmen ini adalah cara mencangkok pohon alpukat untuk dibudidayakan lagi tanpa penanaman melalui bibit.

Mungkin dari kalian sudah tidak asing lagi dengan buah alpukat. Buah-buahan satu ini sangat di gemari untuk dijadikan jus dan campuran bahan kue juga. sehingga permintaan di pasaran pun juga meningkat.

Harga buah alpukat pun juga tidak murah dipasaran, tergolong cukup mahal harga perkilonya. Sehingga tidak heran jika banyak yang ingin memebudidayakan pohon alpukat untuk dijual.

Jika kita menanam dari biji mungkin akan lebih lama pohon alpukat akan berbuah, dengan adanya teknik mencangkok pohon alpukat akan cepat berbuah dan segera menghasilkan buah.

Teknik mencangkok sebenarnya juga ada beberapa kekurangannya. Pohon alpukat hasil cangkokan tidak sekuat seperti penanaman dari biji.

Pertumbuhan akar pun juga berbeda dengan pohon alpukat hasil penanaman dari biji. sehingga jika diamati memang lebih kuat menanam dari biji langsung.

Namun ada kelemahan juga bagi yang ingin menanam buah alpukat dari biji yaitu pohon yang ditanam dari biji alpukat akan lebih lama tumbuh dan tidak cepat berbuah seperti hasil cangkokan.

Sehingga kebanyakan orang banyak yang memilih dengan menanam pohon hasil cangkokan, agar pohon lapukat yang ditanam cepat besar dan cepat berbuah.

Ciri-Ciri Alpukat

Di indonesia adalah salah satu negara yang memiliki iklim tropis, sehingga tidak heran dinegara kita banyak menghasilkan buah-buahn unggul. Salah satu buah alpukat ini.

Alpukat Atau dengan nama latin Persea-Americana merupakan salah satu buah yang berasal dari negara mexico dan amerika tengah.

Mungkin sobat tani banyak yang berfikir bahwa pohon alapukat berasal dari negara indonesia. Namun kenyataan tidak dan bukan berasal dari negara kita.

Namun buah alpukat banyak hidup pada iklim tropis sehingga dinegara kita pohon alpukat banyak hidup dan berkembang secara meluas di seluruh wilayah negara indonesia.

Berikut ini penjelasan ciri pohon alpukat :

  • pohon alpukat memiliki batang yang cukup panjang sekitar 20 cm dan untuk panjang daunya memiliki ukuran panjang sekitar 12 sampai 25 cm.
  • saat pohon alpukat mulai berbunga memiliki warna hijau dan kekuning-kuningan.
  • buah alpukat memilki kulit sangat lembut, warna kulit luar buah hijau. namun tergantung jenis juga.
  • Daging buahnya juga sangat lembut, Dengan warna pada daging buah kuning dan lapisan hijau muda pada daging dekat kulit luarnya.
  • Pada biji alpukat juga berwarna hijau muda dan warna coklat pada lapisan kulit yang menutupi biji tersebut.

Buah alpukat sangat baik dikonsumsi untuk kesehatan manusia, Karena alpukat sendiri memiliki kandungan vitamin A, C, B komplek, E, Dan Vitamin D. Sehingga jika kita mengkonsumsi buah alpukat jantung, kulit, mata, dan masih banyak lagi, akan selalu terjaga kesehatanya jika di konsumsi setiap hari.

Mangapa permintaan pasar naik tinggi? karena di era sekarang buah alapukat bukan hanya dijadikan untuk konsumsi saja, banyak pabrik kosmetik yang membutuhkanya sebagai bahan campuran alat kecantikan.

Apabila anda ingin membudidayakan pohon alapukat di tanah yang luas sangat potensial sekali untuk menambahkan penghasilan anda.

Cara Mencangkok pohon Alpukat

cara mencangkok alpukat

Sebelum memulai menanam atau mebudidayakan pohon alpukat tentu anda juga harus mengetahui terlebih dahulu cara penanam yang akan dipilih.

Penanaman pohon alpukat ada dua macam cara yang dapat anda pilih yaitu menanam melalui biji dan menanam dengan teknik mencangkok.

Namun dalam pemabahasan yang akan saya bahas ini adalah cara menanam dengan mencangkok. Sistem cangkok sendiri adalah mengembangkan pohon dengan cara menyayat pada bagian batang yang nantinya akan tumbuh akar.

Dengan cara ini pohon akan lebih cepat tumbuh dan waktu berbuah pohon dengan hasil cangkokan tidak menunggu lama, tidak seperti ditanam dari hasil biji secara langsung.

Ada beberapa langkah dan cara yang tepat untuk melakukan pencangkokan seperti berikut:

1. Mempersiapkan Bibit Alpukat

Pemilihan pohon yang akan di cangkok juga, tidak secara semabarangan. Tujuannya adalah agar hasil pohon yang nanti kita cangkok dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. sehingga saat pohon berbuah akan memiliki buah yang produksinya berkulitas dan lebat.

Oleh karena itu maka pilihlah indukan pohon alpukat yang memiliki pertumbuhan dan hasil produksi buah yang baik. sehingga saat besar nanti akan tumbuh seperti induknya mengahasilkan buah yang lebat.

Jika dihasilkan dari indukan pohon alpukat yang mempunyai riwayat jelek dan sering telat produksi buahnya. Maka hasil pencangkokan akan memiliki hasil yang tidak baik seperti riwayat pohon induknya.

Behati-hati lah dalam memilih pohon alpukat yang akan dicangkok dan Jangan sampai salah dalam pemilihanya.

Apabila salah dalam pemilihanya akan membuat pengerjaan anda memperbanyak pohon alpukat untuk menghasilkan buah akan sia-sia dan modal yang sudah di keluarkan akan mengalami kerugian.

Sesudah anda menemukan pohon dengan riwayat produksi buah dan induk yang pertumbuhanya baik, anda juga harus memperhatikan dalam pemilihan batangnya juga.

Batang yang akan dicangkok tidak boleh terlalu muda, tidak boleh terlalu tua, dan tidak terlalu memiliki banyak cabang. Pemilihan batang harus lurus, Kuat dan terkena sinar matahari secara langsung. Karena akan mempengaruhi hasil fotosintesis nantinya.

Berikut langkah-langkah Pencangkokan proses pencangkokan bibit :

  • Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mempersiapkam alat-alat terlebih dahulu seperti tali rafia, plastik, pisau tajam, tanah dan pupuk.
  • Langkah kedua yaitu melakukan penyayatan dengan menggunakan alat pisau tajam pada bagian batang pohon secara melingkar dengan jarak panjang antara 10 sampai 15 cm.
  • Bagian kulit batang yang sudah di sayat harus benar-benar bersih. Cara membersihkan dengan menggosok dengan pisau pada batang kulit yang sudah disayat. Dengan membuang bagian kambium akar akan cepat tumbuh.
  • Setelah proses penyayatan selesai lakukan pengikatan dengan rafia pada pelastik dibagian atas dan bawah batang, setelah itu buka pelastik dan masukan tanah yang sudah di campur pupuk dengan perbandingan 1:1.
  • Setelah itu padatkan media cangkok yang dimasukan tadi dan ikat dengan rafia kembali agar media dalam plastik dapat tertutup dan media tidak jatuh.
  • Jangan lupa memberikan lubang pada media plastik untuk ventilasi udara keluar.
  • setelah masa pencangkokan mencapai umur 3 sampai 4 bulan sudah mulai keluar akar. lakukan pemotongan batang pangkal dengan jarak antara 3 cm dari pencangkokan.
  • Kemudia lakukan pembukaan plastik pembungkus cangkokan dan siapkan polybag tempat penanamannya dan tempatkan pada tempat yang teduh .
  • Lalu siram media penanaman polybag setiap pagi dan sore hari.
  • rawatlah dengan baik dan jangan dipindah ke perkebunan utama sebelum banyak akar yang tumbuh ketika ditransplantasikan di tanah utama.

2. Mempersiapkan Lahan Tanam

Setelah akar yang tumbuh sudah bisa di pindahkan ke tempat penanaman, maka langkah selanjut mempersiapkan lahan tanam.

Tanaman pohon alpukat sangat cocok ditanam pada lahan penanaman yang memiliki ke tinggian sekitar 200 sampai 1200 mdpl.

Dan pada area lahan yang mempunyai zat organik yang cukup agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Ph atau kemasaman yang di butuhkan dilahan penanam sekitar 6 sampai 6.5.

Lalu pilihlah pada area penanaman utama yang terkena sinar matahari secara langsung . berikut cara mempersiapkan lahan tanam :

  • Pilih lahan dan lakukan penggemburan tanah, jangan lupa singkirkan bebatuan yang terdapat pada area penanaman.
  • Bersihkan semak belukar, rumput liar, dan tanaman gulma pengganggu.
  • Selanjutnya setelah lahan sudah dibersihkan, lakukan pembuatan lubang dengan ukuran besar sama dengan ukuran polybag, atau ukuran maksimal sekitar 60×60 cm dengan kedalam lubang sekitar ½ m saja.
  • Langkah berikutnya adalah memasukan pupuk kandang atau organik kedalam lubang sampai mencapi 2/3 bagian.
  • Setelah pupuk sudah dimasukan biarkan terlebih dahulu lubang tersebut selama 3 sampai 4 minggu. agar pupuk sudah dimasukan benar-benar meresap kedalam tanah.

3. Proses Penanaman Pohon Alpukat

Setelah menunggu lubang 3-4 minggu, lakukan penanaman pohon alpukat yang sudah anda cangkok tadi dengan langkah-langkah berikut ini :

  • Buang bagian polybag atau media semai dengan berhati-hati agar tidak merusak media tanam didalam polybag atau mengalami kerusakan akar.
  • Selanjutnya masukan cangkokan pohon alpukat kedalam lubang tanam pelan-pelan.
  • Langkah berikutnya timbun lubang penanaman dengan tanah galian yang sudah di campur dengan pupuk kompos atau pupuk kandang.
  • jika sudah selesai lakukan penyiraman dengan air secukupnya saja dan jangan sampai menggenangi.

4. Melakukan Perawatan Tanaman Alpukat

Setelah proses penanaman sudah anda terselesaikan dengan cara diatas. langkah berikutnya adalah melakukan perawatan terhadap pohon alpukat.

Berikut ini cara perawatan pohon alpukat yang benar agar tetap tumbuh dengan hasil yang memuaskan dan tidak salah dalam penerapanya :

Penyiraman Tanaman

Lakukan penyiraman setiap hari pada pagi dan sore hari, namun harus menyesuaikan kondisi. Jika pada musim hujan setiap hari jangan lakukan penyiraman hentikan terlebih dahulu.

Pemupukan Tanaman

Walaupun tadi dalam penanaman pertama sudah menggunakan pupuk tentu saja masih harus melakukan pemupukan susulan dalam waktu satu tahun sampai 4 x melakukan pemupukan.

Pupuk yang bisa anda gunakan untuk melakukan pemupukan ulang yaitu Pupuk TSP, pupuk Urea, dan pupuk KCI. Cara pemupukanya yaitu dengan memasukan pupuk kedalam lubang sedalam 30 Cm saja, disekeliling tanaman alpukat.

Penggemburan Tanah

Apabila tanah disekeliling tanaman mulai terlihat memadat lakukan penggemburan secepatnya dengan hati-hati agar tidak merusak akar tanaman dan dapat membuat tanaman rusak.

Tujuan penggemburan adalah agar udara dapat masuk dan tanaman dapat menyerap nutrisi dengan baik tanpa ada hambatan sedikit pun.

Pemangkasan Tanaman

Apabila cabang sudah mulai tumbuh dan terlalu rapat, segera lakukan pemangkasan dan pangkas juga pada cabang yang mati. Agar tanaman yang sudah kita pangkas tidak terinfeksi jamur, berikan fungisida setelah dipangkas.

Penyiangan Tanaman

Lakukan penyiangan secepatnya apabila gulma penggangu mulai tumbuh disekeliling pohon alpukat, hal ini bertujuan agar tidak merebut nutrisi yang oleh tanaman alpukat dan dapat tumbuh dengan baik.

Memperhatikan Hama Yang Menyerang

Hal yang paling penting untuk anda ketahui adalah cara menangani hama dan penyakit yang menyerang tanaman alpukat. Sehingga ketika tanaman kita ada yang terserang dapat teratasi dengan cepat dan tidak menimbulkan kematian pada tanaman.

Hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman alpukat adalah seperti bercak coklat pada daun, ulat kupu-kupu, jamur antraknosa, dan ulat kipat.

Jika hama dan penyakit tersebut sudah menyerang, hal yang perlu dilakukan adalah dengan menyemprotkan insektisida dengan dosis yang sesuai. apabila anda tidak mengetahui tanyakan pada ahli atau mencarinya di internet.

5. Panen Buah Alpukat

Penanaman alpukat dengan cara vegetatif atau dicangkok akan lebih cepat berbuah. pohon alpukat yang ditanam dengan cara ini akan berbuah jika sudah berusia antara 5 – 8 tahun. buah akan dapat dipanen jika sudah berusia 5-7 bulan dari setelah bunga alpukat mekar.

Jika perawatan dilakukan dengan benar dan secara teliti, ,maka dengan analisa diatas pohon alpukat akan segera berbuah. Namun jika anda tidak melakuka perawatan dan pemerhatian kepada tanaman dengan serius akan mengalami keterlambatan berbuah juga.

Keuntungan melakukan penanaman dengan cara dicangkok, pohon yang kita tanam akan lebih cepat berbuah ketimbang menanam menggunakan biji alpukat.

Sehingga dengan sistem tanam seperti ini para pekebun tidak dapat menunggu lama untuk menghasilkan buah dari pohon alpukat yang di tanam.

Itulah bagaimana cara yang benar untuk mencangkok pohon alpukat agar hasil produksi buah yang dihasilkan seperti yang diharapkan.

Bacajuga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *