Cara Menanam Pepaya Dari Biji Agar Cepat Berbuah

Diposting pada 16 views

Cara Menanam Pepaya Dari Biji Agar Cepat Berbuah- pepaya merupakan salah satu tanaman yang paling banyak tumbuh di indonesia.

Namun pada kenyataannya tanaman pepaya bukanlah berasal dari indonesia melaikan dari negara amerika bagian tengah.

Mengapa tanaman buah pepaya dapat tumbuh di seluruh di indonesia? Pada dasarnya tanaman satu ini mudah tumbuh dan tidak sulit dalam perawatanya.

Tanaman pepaya dapat tumbuh pada iklim tropis dan subtropis, Sehingga dengan mudah untuk anda budidayakan diarea kebun dan area pekarangan rumah.

Walaupun buah pepaya tidak terlalu mahal, tetapi di pasaran buah pepaya sangat disukai. Alasan banyak orang yang menyukai buah pepaya adalah banyak mengandung vitamin.

Vitatamin yang terkandung dalam buah pepaya sangat bermanfaat bagi tubuh manusia. Apa saja vitamin yang terkandung didalam buah pepaya yaitu Vitamin A dan B.

Cara mengkonsumsi buah pepaya juga berbeda-beda bisa di konsumsi dengan di buat jus, minuman segar, dan juga dodol.

Nah untuk pemanfaat dengan jumlah besar juga biasanya di jadikan bahan campuran kosmetik yang aman untuk kesehatan kulit kita.

Buah pepaya juga tidak hanya memiliki satu jenis saja. oleh karena itu sebelum membudidayakan anda juga harus memilih jenis pepaya yang akan di ditanam.

Jika anda memilih pepaya yang bisa di panen setiap waktu anda bisa memilih jenis pepaya bangkok saja.

Pepaya bangkok adalah salah satu jenis pepaya yang sering di tanam oleh petani, karena produktivitas buahnya sangat bagus dan sepanjang waktu.

Selain itu buah pepaya bangkok sangat bagus dan tidak mudah busuk walaupun disimpan dalam jangka waktu yang lama.

Oleh sebab itu kebanyakan petani di indonesia banyak yang memilih untuk membudidayakan jenis pepaya bangkok. Cara perawatanya pun tidak berbeda dengan jenis pepaya pada umumnya.

Langkah-Langkah Menanam Pepaya

Cara Menanam Pepaya Dari Biji

Walaupun tanaman buah pepaya mudah tumbuh, akan tetapi agar pepaya memiliki buah yang lebat, Kita juga memerlukan perawatan dan cara penanaman yang benar untuk mendapat hasil panen yang maksimal.

Sehingga pohon pepaya yang kita tanam memiliki kualitas yang baik dan sangat dicari dipasaran. berikut cara yang tepat untuk anda aplikasikan.

1. Cara Memilih Benih Pepaya

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memilih benih pepaya. Untuk masalah bibit bisa kita dapatkan dengan mudah dari buah pepaya yang sudah sudah matang.

Pilihlah biji tersebut dari buah pepaya yang sudah matang dan memiliki kualitas baik. Setelah sudah mendapatkan buah yang sudah matang proses selanjutnya adalah membelah buah tersebut lalu keluarkan biji dengan sendok.

Mengutamakan kualitas buah yang akan diambil bijinya Suatu hal yang perlu diperhatikan. Bertujuan nantinya biji yang sudah tumbuh dapat memiliki kualitas Pertumbuhan yang baik.

Apabila biji pepaya yang sudah dikeluarkan lakukan pembersihan bibit dengan cara memisahkan bibit dari kulit luarnya. Setelah sudah di bersihkan biji tersebut bisa dikeringkan ditempat yang teduh.

Ada beberapa yang harus di hindari dalam pemilihan bibit, jangan memilih biji pepaya yang sudah terlalu matang dan tidak disarankan juga mengambil buah dari pohon yang sudah terlalu tua.

2. Cara Pembenihan Biji Pepaya

Untuk Pembenihan sendiri kita harus menyesuaikan kebutuhan atau melihat skala tempat pembudidayaan. Apabila kita akan menanam di area kebun tentu akan lebih banyak bibit yang di butuhkan.

Untuk perhektar lahan perkebunan anda bisa menyiapkan bibit biji pepaya sekitar 60 grm. Analisa perkiraan dalam 60 grm biji pepaya akan tumbuh sekitar 2000 bibit.

Sebelum bibit dibersihkan hal yang perlu dilakukan adalah merendam bibit tersebut menggunkan cairan larutan POC NASA 2 cc/liter. Rendam biji tersebut dengan larutan yang di campur air selama 1-2 jam lamanya.

Setelah bibit sudah di tiriskan, langkah berikutnya adalah taburi bibit dengan Natural GLIO. Baru anda bisa menyemai bibit kedalam polybag dengan ukuran polybag 20 x 15 cm.

Atau bisa juga untuk media penyemaian menggunakan ember. Pada media penyemaian harus di isi pupuk kandang yang sudah di ayak 1 ember dan tanah gembur di ayak 1 ember.

Persiapkan juga 50 grm TSP yang sudah di haluskan terlebih dahulu, dan siapkan juga 30 grm Natural GLIO. Setelah semua bahan sudah anda siapkan semuanya campurkan secara merata lalu masukkan kedalam ember.

3. Cara Menyiapkan Media Tanam

Penyiapan lahan harus diperhatikan agar nanti saat tanaman pohon pepaya sudah siap di tanam pada lahan dapat tumbuh dengan baik.

Apabila terdapat gulma pengganggu tumbuh atau semak belukar lakukan pembersihan lahan dengan benar. Jika terdapat bebatuan besar juga anda singkirkan. Nah jika lahan benar-benar bersih bibit pepaya bangkok dapat tumbuh dengan baik tanpa ada kendala sedikitpun.

Jika rumput atau tanaman gulma tetap tumbuh dan tidak di bersihkan maka dapat menggangu tanaman pepaya menyerap unsur hara dan nutrisi yang di butuhkan akan berebut dengan gulma pengganggu disekitar tanaman pepaya.

Sehingga tanaman pepaya akan mengalami kekurangan unsur hara dan nutrisi yang dibutuhkannya dan akan mengalami masalah dalam pertumbuhannya.

4. Teknik Penyemaian Bibit Pepaya

penyemaian bibit pepaya

Untuk bibit yang sudah anda semai tadi tumbuh, lakukan pemindahan pada media penyemaian baru dengan komposisi pengisaian yang sama.

Tanam bibit yang sudah mulai tumbuh sedalam 1 cm dengan berbentuk barisan dan jarak 5 -10 cm seperti gambar diatas. Bertujuan agar bibit dapat tumbuh dengan baik dan dapat diatanam dengan mudah.

Jangan lupa untuk menyirami bibit setiap hari yang sudah anda semai dan kombinasikan dengan memberikan pupuk berupa PPOC NASA atur dosis dengan takaran 2 tutup saja. Pemberian Air yang baik sebaiknya bisa dilakukan dalam jangka waktu satu minggu sekali. Untuk bibit akan mulai tumbuh tunas biasanya jika sudah berusia 12 – 15 hari.

Untuk bibit pepaya yang siap di tanam biasanya jika sudah berusia sekitar 45 sampai 60 hari dan harus memiliki ketinggian 15 sampai 20 cm. baru bibit pepaya siap ditanam lahan perkebunan yang sudah anda siapkan.

Waktu pemindahan bibit di perkebunana yang baik adalah pada awal musim penghujan, dengan begitu bibit tidak akan kekurangan resapan air.

5. Membuat Bedengan Pepaya

Apabila sudah selesai membersihkan lahan penanaman pepaya, langkah selanjutnya adalah membuat bedengan pada area lahan tanam. Bedengan yang dibuat dengan lebar sekitar 2 – 2.5 meter dan untuk tinggi bedengan yang tepat sekitar 20 – 30 cm saja.

Untuk panjang bedengan yang dibuat tidak ada ukuran khusus, bisa disesuaikan dengan lahan yang anda gunakan pada area tersebut.

Selain itu juga, anda harus memberi jarak antara bedengan satu sama lain agar tidak terlalu rapat. Jarak bedengan yang baik adalah sekitar 60 cm antara satu sama lain, sehingga tidak terlalu rapat dan pohon pepaya dapat tumbuh dengan baik.

Setelah bedengan jadi langkah selanjutnya adalah anda harus membuat lubang pada bagian atas bedengan dengan ukuran lubang sekitar 50 x 50 x 40 cm. dan untuk jarak lubang satu sama lain sekitar 2 x 2.5 meter/ tanaman.

Agar tanaman pepaya tidak saling berhimpitan saat sudah tumbuh dewasa anda bisa menggunakan jarak lubang dan bedengan yang tepat dengan cara di atas.

6. Teknik Penanaman Pepaya

Untuk lubang yang anda buat tadi pada area bedengan jangan langsung ditanami, malainkan di diamkan dalam jangka waktu 1 sampai 2 minggu terlebih dahulu agar lubang terkena sinar matahari.

Jika sudah mendiamkan lubang dengan jangka waktu diatas, kemuadian anda bisa mengisi lubang tersebut dengan tanah yang sudah dicampur dengan pupuk organik atau pupuk kandang.

Setelah lubang yang sudah di tutup dengan tanah dengan berbentuk gundukan diamkan selama 2 sampai 3 hari agar pupuk mengendap kedalam lubang tersebut. setelah itu lubang yang anda tutup tadi sudah siap untuk ditanami bibit pepaya.

Penutupan lubang dengan menggunakan komposisi pupuk yang sudah di campur dengan tanah bertujuan agar pupuk kandang atau pupuk organik bisa memenuhi unsur hara pada lahan tersebut yang nantinya akan serap oleh tanaman pepaya untuk membantu meningkatkan pertumbuhan.

7. Pengapuran Dan Pemupukan

Pengapuran dapat dilakukan dengan menggunkan dolomite. Apabila pada area lahan penanaman tidak memiliki kemasaman atau hanya memiliki PH kurang dari 5 makan perlu melakukan penambahan dolomite dengan ukuran 1 kg untuk menyeimbangkannya.

Sebelum ditanami diamkan media tersebut selama 1 sampai 2 minggu lamanya. bertujuan agar PH dapat seimbang jika dolomite tersebut meresap kedalam tanah. kemudian setelah sudah diamkan lakukan penambahan pupuk organik lalu diamkan kembali beberapa waktu baru lahan siap ditanami.

8. Penyulaman Tanaman Pepaya

Setelah tanaman pohon pepaya sudah mulai berbunga anda bisa mempertemukan dengan beberapa pohon pepaya yang terbilang jantan.

Lakukan peroses ini dengan benar agar pepaya dapat berbuah dengan baik dan memiliki kualitas buah yang maksimal.

9. Penyiangan

Anda perlu melakukan penyiangan apabila disekitar tanaman pepaya sudah mulai di tumbuhi tanaman gulma pengganggu.

Jika tidak dibersihkan dapat mempengaruhi pertumbuhan pohon pepaya dan dapat berebut unsur hara yang diserap tanaman pohon pepaya. jika gulma sudah mulai tumbuh segera lakukan pembersihan.

10. Pendangiran dan Penggemburan

Apabila rumput liar dan semak belukar banyak tumbuh anda bisa melakukan pendangiran dan saat proses pendangiran, jangan lupa sambil menggemburkan tanah disekitar tanaman pepaya dengan berhati-hati jangan sampai merusak akar tanaman pepaya.

11. Pemupukan

Pupuk sangat berperan penting untuk semua jenis tanaman agar tumbuh dengan maksimal. Jika tidak melakukan proses pemupukan mungkin tanaman yang kita tanam akan mengalami keterlambatan dalam pertumbuhan.

Apabila ingin tanaman yang kitanam memiliki hasil yang maksimal maka lakukan pemupukan dengan benar agar hasil panen seperti yang kita inginkan.

Begitu pun dengan tanaman pepaya juga sangat membutuhkan pupuk untuk memenuhi unsur hara yang diserapnya agar hasil pertumbuhan tidak mengalami kendala dan dapat berbuah dengan lebat dan memiliki produksivitas buah yang tepat waktu.

Seperti berikut cara pemupukan tanaman pepaya yang benar agar dapat memenuhi kebutuhan unsur hara yang di butuhkan tanaman pepaya.

  • Pada awal pemupukan anda harus melakukannya dengan menggunakan pupuk yang berkulitas baik seperti pupuk urea 25 gram, pupuk KCL 25 grm, pupuk ZA 50 grm, dan pupuk TSP 50 grm. Campurkan semua pupuk secara merata, kemudia berikan pupuk secara melingkar pada tanaman pepaya lakukan pemupukan setiap minggunya pada awal usia penanaman.
  • Untuk bulan berikutnya lakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk Urea 35 grm, pupuk KCL 40 grm, pupuk Za 75 gram, dan Pupuk TSP sekitar 75 grm.
  • Ketika tanaman pepaya sudah memasuki umur 3 sampai 5 bulan berikan pupuk kembali dengan menggunakan pupuk Urea 50 grm, pupuk KCl 75 grm, pupuk ZA 75 grm, dan pupuk TSP 75 grm.
  • Pada saat usia tanaman pohon pepaya sudah memasuki usia 6 bulan berikan pemupukan susulan kembali dengan pupuk Urea 60 grm, Pupuk KCL 75 grm, pupuk ZA 100 grm,dan Pupuk TSP 75 grm.

12. Pembuatan Irigasi dan Penyiraman

Yang perlu anda ketahui bahwa tanaman pepaya sangat membutuhkan banyak air. Namun tidak tahan juga apabila ada genangan air yang dapat merendam pohon pepaya. agar tidak menggenangi pohon pepaya buatlah irigasi agar air dapat mengalir.

Sehingga air yang anda siramkan dapat tertur dan jika berlabih air akan mengalir pada irigasi yang sudah anda buat.

Untuk proses penyiraman pepaya bisa menyesuaikan musim. jika musim hujan tidak perlu melakukan penyiraman dan pada musim kemarau lakukan penyiraman untuk memenuhi kebutuhan air yang diperlukan tanaman pohon pepaya.

13. Pemanenan Pohon Pepaya

Pepaya akan siap dipanen jika sudah memasuki usia 9 sampai 12 bulan lamanya, dan buah akan terlihat menguning. setelah pemanenan utama dapat dilakukan pemanenan kembali pada jangka waktu 10 hari sekali.

Berikut bagaimana cara menanam buah pepaya yang baik dalam pembahasan artikel kali ini. lakukan tatacara perawatan seperti diatas untuk mendapatkan hasil pemanenan buah pepaya yang berkualitas.

Syrat Tumbuh Tanaman Pepaya

Tanaman pepaya bangkok adalah salah satu jenis tanaman pepaya yang memiliki produktivitas buah sepanjang waktu. dengan bentuk buah yang sangat baik dan memiliki kuliatas yang paling banyak di minati di pasaran.

Agar tanaman pepaya dapat tumbuh dengan baik Pada lahan penanaman yang memiliki ketinggian 700 sampai 1000 Mdpl. Dan curah hujan yang di butukan oleh tanaman pepaya sekitar 1000 sampai 2000 mm/ tahunnya.

Suhu yang di butuhkan pada area lahan oleh tanaman pepaya harus memiliki 22 sampai 26 drajat celcius dan kelembapan yang di butuhkan sekitar 40% saja. Dengan di iringi tiupan angin sekitar lahan dapat membuat tanaman pepaya tumbuh dengan subur.

Karena pada dasarnya tanaman pepaya dapat tumbuh dengan baik mengikuti suhu seperti negara asal yaitu amerika dan dengan suhu yang tidak terlalu panas dapat membuat tanaman papaya bertahan hidup pada area penanaman.

Tanaman pepaya sangat menyukai tanah penanam yang memiliki tektsur tanah yang gembur dan subur. tidak jauh berbeda dengan jenis tanaman lainya agar tumbuh maksimal dan buah pun akan lebat.

Dengan begitu lakukan pengamatan terlebih dahulu pada area laham yang akan ditanami agar pohon pepaya dapat hidup dengan baik tanpa ada kendala sedikitpun dan masa panen buah seperti yang diharapkan oleh semua petani.

Untuk syarat tumbuh bisa anda lihat pada poin ini dan lakukan pengamatan terhadap area dengan benar agar tidak mengalami kegagalan dalam penanaman.

Bacajuga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *