Cara Menanam Caisim Di Pekarangan Rumah

Diposting pada 55 views

Cara Menanam Caisim Di Pekarangan Rumah- Menanam sayuran apabila tidak memiliki lahan perkebunan bukan lah kendala yang dipermasalahkan.

Di jaman sekarang banyak ahli pertanian yang membagaikan cara menanam sayuran di area pekarangan rumah pun juga bisa.

Salah satu sayuran yang akan saya bahas kali adalah jenis sayuran caisim yang bisa anda tanam di pekarangan rumah dengan mudah apabila tidak mempunyai area perkebunan.

Mungkin sebagian dari kalian ada yang asing mendengar jenis sayuran satu ini padahal sering kita jumpai di pasaran.

Padahal jenis sayuran caisim sangat identik dengan sayuran sawi, mungkin jika mendengar kata sawi sudah banyak yang mengetahuinya.

Caisim adalah salah satu jenis tanaman yang tergolong tanaman yang tidak memiliki umur yang panjang atau bisa di sebut juga tanaman semusim.

Ciri – Ciri Sayuran Caisim

Untuk anda yang belum mengetahui ciri dari sayuran ini bisa anda simak bagaimana bentuk dan bagian daunya dalam poin ini.

  • Tangkai daun caisim berbentuk panjang, langsing, dan warnanya putih kehijauan.
  • Pada daun caisim berbentuk halus dan tidak berbulu atau juga tidak membuat Krop (Telur)
  • Daun caisim juga lebar memanjang dan tipis berwarna hijau
  • Sedangkan bagian pelepah daunya berbentuk saling membungkus dengan pelepah daun yang lebih muda.
  • Untuk tulang daun caisim berbentuk menyirip dan bercabang-cabang.

Jika sayuran caisim di olah menjadi makanan akan terasa renyah dan segar, namun sedikit memiliki rasa pahit.

walaupun anda menanam sayuran caisim pada saat musim penghujan, tenang saja tanaman sayuran janis ini sangat relatif memiliki ketahanan terhadap air hujan dibandingkan dengan tanaman lainya.

Jadi tanaman caisim bisa anda tanam sepanjang musim. Namun syarat yang paling di utamakan untuk menanam caisim adalah jangan sampai tempat penanaman tergenang air, memperhatikan penyiraman, dan pengaliran air harus baik.

Langkah-Langkah Menenam Caisim

Cara-Menanam-Caisim

Langkah dan cara yang paling baik untuk menanam caisin yaitu dengan menggunakan metode penyemaian dari awal penananaman.

Anda harus memilih dan menyiapkan benih caisim yang memiliki kualitas unggul sehingga pertumbuhan nantinya akan baik dan tidak ada kendala.

Apabila anda sudah mempunyai caisim yang sudah anda tanam, biarkan tanaman caisim hingga berbunga sampai menghasilkan biji untuk mendapatkan benih yang akan di tanam lagi.

Biarkan tanaman caisim sampai 70 hari agar menghasilkan bunga, bahkan bisa lebih dari jangka waktu tersebut baru berbunga. tergantung dari segi pertumbuhan tanaman, jika memiliki pertumbuhan membaik maka akan segera menghasilkan bunga.

Setelah caisim berbunga dengan baik maka baru bisa anda panen untuk diambil biji untuk benih yang akan tanam kembali.

Setelah itu lakukan penjemuran untuk mengeringkan biji caisim dengan menggunakan trik matahari. lakukan pengeringan selama 1 sampai 2 hari.

Namun jika pada musim hujan pengeringan bisa memakan waktu sampai satu minggu lamanya karena sinar matahari sangat jarang jika saat musim penghujan tiba.

Apabila anda tidak mau ribet bisa membelinya saja di tempat toko pertanian di daerah tempat tinggal anda. Ketahanan bibit caisim jika di simpan pada tempat yang baik memiliki ketahanan hingga 3 th masih bisa ditanam dan tetap tumbuh. Berikut ini penjelasan lengkapnya.

1. penyimpanan benih Caisim yang Benar

Cara penyimpanan benih caisim sebenarnya terbilang sangat mudah. Hal yang perlu anda siapkan adalah menyiapkan botol yang terbuat dari kaca.

Sebelum benih caisim dimasukan langkah yang harus anda lakukan adalah menyeterilkan botol tersebut agar bebas dari jamur.

Cara menyeterilkannya rebus botol yang akan digunakan untuk meyimpan benih. setelah itu diamkan botol hingga benar-benar kering.

Jika botol sudah kering masukan benih kedalam botol tapi jangan terlalu penuh. Setelah itu tutup dengan abu halus agar uap air dalam botol dapat di serap oleh abu halus.

Sehingga kelembapan dalam botol tersebut tetap terus bertahan walau pun memiliki kadar yang rendah. dengan demikian benih masih bisa bernafas walau abu nantinya ditutup masih bisa terjadi pertukaran udara didalam botol tersebut.

Nah bibit yang anda simpan nantinya bisa anda tanaman kembali jika membutuhkan bibit dengan jumlah banyak. anda tahu sendiri bahwa benih caisim dapat bertahan dalam waktu yang cukup lama jika di simpan pada tempat yang benar.

2. Persiapan lahan Tanam Caisim

Sebelum anda menanam bibit yang nantinya akan di semai alangkah baiknya mempersiapkan lahan terlebih dahulu.

Penyiapan lahan bisa memakan waktu yang cukup lama sebelum masa penanaman , oleh karena itu harus disiapkan terlebih dahulu.

Apabila lahan tanam tidak memiliki PH yang cukup anda bisa menambahkan Ph dengan cara menambahkan pengapuran menggunakan dolomite untuk perhektar lahan bisa membutuhkan 1,5 ton dolomite.

Lakukan penaburan dolomite dalam jangka waktu 3 minggu sebelum masa tanam, taburkan secara merata pada atas permukaan lahan tanam.

Buatlah bedengan di lahan penanaman dengan ukuran yang tepat yaitu sekitar 100 – 120 untuk lebarnya dan 30 cm untuk tingginya.

Berikan jarak pada bedengan satu sama lain dengan ukuran jarak yang maksimal sekitar 15 cm. untuk jarak tanam jangan terlalu rapat, berikan jarak sekitar 10 sampai 15 cm agar tumbuh dengan baik.

3. Penyiapan Bedengan

Sebelum proses penanaman lakukan pengemburan lahan yang akan di buat bedengan. Penggemburam bisa anda lakukan dengan menggunakan bajak atau bisa juga dengan menggunakan cangkul untuk cara manualnya.

Buat lah bedengan jangan terlalu lebar. Untuk keakuratan lebar bedengan buatlah ukuran 1 meter saja dan untuk tinggi sekitar 20 sampai 25 cm. Panjang bedengan bisa anda sesuaikan dengan panjang lahan tanam.

Setelah pengemburan selesai langkah selanjutya adalah mencampurakan pupuk diatas permukaan bedengan dengan merata.

Untuk pupuk yang bisa anda gunakan bisa berupa kotoran hewan dan berupa pupuk kompos, untuk perhektar tanah bisa menghabiskan 20 ton. Apabila proses pemupukan selesai diamkan lahan 2 hingga 3 hari.

Setelah itu lakukan penanaman, ambil bibit yang sudah anda semai dan siap di tanam pada lahan, bibit yang siap ditanam sudah memiliki daun sekitar tiga helai. Tanam bibit caisim pada bedengan dengan jarak sekitar 10 sampai 15 Cm. Agar kelembaban pada tanah penanam tetap terjaga bisa di siram dengan air, dengan begitu bibit akan tetap hidup.

4 Cara penyemaian Bibit Caisim

Untuk pemula mungkin masih bingung bagaiman cara menyemai bibit caisim yang benar, cara menyemai bibit sebenarnya bisa dilakukan dengan mudah bila sudah mengetahui caranya.

Cara menyemai bibit caisim adalah rendam biji caisim kedalam air terlebih dahulu selama 2 jam. Jika ingin proses perendaman berjalan dengan baik dan cepat tumbuh bisa mencampur air dengan larutan hangat Privecur N.

Pada larutan tersebut mengandung kosentrasi sekitar 0,1 %. rendam lah bibit jika selama 2 jam saja jangan terlalu lama jika sudah dicampur dengan larutan tersebut.

Buatlah media semai yang baik atau berikan pelindung terhadap media agar tidak terkena sinar matahari dan hujan secara lansung. Pada media semai bisa menggunkan tanah yang dicampur dengan secara merata menggunakan pupuk kompos.

Pelindung media semai bisa menutup bibit yang disemai dengan menggunakan jerami dan selama 2 sampai 3 hari bibit akan mulai tumbuh tunas. Jika sudah tumbuh tunas angkat jerami tersebut agar tunas dapat tumbuh dengan baik.

selama tunas tumbuh hingga berusia 2 sampai 3 minggu maka bibit yang sudah disemai siap untuk dipindahkan. Pada saat proses penyemaian berjalan lakukan penyiraman denga teratur agar kelembapan tampat penyemaian dapat tarjaga.

5. Perawatan Caisim

Untuk menjaga caisim mendapatkan resapan air yang cukup maka hal yang harus dilakukan adalah melakukan penyiraman secara rutin, apalagi pada musim kemarau bisa dilakukan sehari 2 kali pada pagi dan sore hari. Lakukan juga penjarangan dan penyulaman bibit yang bermasalah.

Jika tanaman caisim yang anda tanam tumbuh terlalu rapat lakukan penjarangan agar tidak mengganggu pertumbuhan caisim satu sama lain. Apabila di biarkan pertumbuhan caisim tidak efektife dan kurang maksimal.

Cek perkembangan tanaman yang sudah anda tanam, apabila ada yang mati lakukan penyulaman agar dapat tergantikan dan mendapatkan hasil panen yang maksimal secara bersamaan.

6. Penyiraman Tanaman Caisim

Tanaman caisim sangat mudah untuk dirawat. jika ingin mendapatkan hasil pertumbuhan dan panen yang maksimal lakukan pemeliharaan tanaman dengan benar dan teratur.

Dari masa penyemaian bibit caisin dan hingga masa dewasa, tanaman caisim harus mendpaatkan air yang cukup dengan melakukan penyiraman secara rutin dan dilakukan setiap hari. Lakukan penyiraman hingga masa panen tiba pagi dan sore hari.

Setelah usia masa tanam sudah berusia sekitar 2 minggu, baru anda bisa melakukan penjarangan dan penyulaman terhadap tanaman akan terlihat yang mengalami masalah dan siap dicabut dengan menggantikan tanaman yang baru anda ambil dari tempat penyemaian.

Apabila gulma pengganggu mulai tumbuh lakukan penyiangan agar tidak mengganggu pertumbuhan caisim atau merebut unsur hara dan nutrisi yang di butuhkan tanaman caisim. Oleh sebab itu harus dibersihkan secara rutin saat gulma sudah mulai terlihat tumbuh.

7. Pembasmian Hama Pengganggu

Agar tanaman yang kita tanam tidak mengalami kegagalan perlu memperhatikan tanaman, bila ada yang terserang hama dan penyakit lakukan penanganan secepatnya.

Ada hama yang menyerang berupa ulat, apabila di biarkan akan merusak daun semua tanaman caisim. Oleh karena itu lakukan penyemprotan menggunakan pestisida.

Untuk penggunaan obat pastisida harus memberikan dosis yang sesuai, bisa dilihat pengaturan dosis pada bungkus pestisida yang anda gunakan.

Selain melakukan pembasmian terhadap ulat pemakan daun, hal kedua yang harus dilakukan adalah membasmi rumput atau gulma pengganggu.

Dalam penanaman caisim anda biasanya melakukan penyiangan sampai 2-4 kali selama masa panen caisim. Namun harus menyesuaikan juga dilihat dari bedengan apakah banyak ditumbuhi gulma atau tidak.

Jika tidak ada gulma pengganggu anda tidak perlu melakukan penyiangan. namun jika terdapat gulma tumbuh pada area bedengan lakukan penyiangan secepatnya agar tidak mengganggu pertumbuhan caisim

Hama yang biasanya menyerang caisim :

  • Ulat
  • Cacing bulu
  • Bercak daun
  • Busuk basah
  • Penyakit embun tepung
  • Penyakit rebah semai
  • Busuk daun
  • Busuk akar
  • Virus mosaik

Nah untuk penanganan hama diatas anda bisa menggunakan larutan nabati yang di encerkan untuk disemprotkan kepada tanaman. Cara membuat larutan nabati bisa menggunakan kipait, gadungan, dan sabun colek atau bisa menggunakan putih telur untuk merekatkannya.

8. Proses Panen Caisim

Masa panen caisim terbilang sangat singkat sekali. Hanya membutuhkan waktu 20 hari saja dari bibit sudah ditanam pada lahan penanaman.

Jika di hitung dari masa penyemain awal bibit disemai sekitar 40 hari casim siap di panen. Dalam satu kali panen caisim menghabiskan 20 ton pupuk orgnik untuk perhektarnya.

Cara pemanenan casim sama seperti kangkung cabut yaitu dipanen dengan mencabut seakarnya lalu bersihkan akar dengan air, setelah itu bisa membuang bagian daun yang rusak sebelum di pasarkan.

Tips Sukses Budidaya Caisim

Tanaman caisim adalah salah satu tanaman yang mudah beradaptasi di semua jenis tanah. maupun di tanah mengandung mineral, atau di tanah bertekstur ringan dan tanah bertekstur berat. bahkan ditanah gambut sekali pun.

PH yang terkandung dalam tanah agar tanaman caisim dapat tumbuh dengan baik, membutuhkan PH sekitar 6 dampai 6,5 Untuk kemasamannya. Suhu yang di butuhkan pada lahan penanaman sekitar 15 – 20 drajat celcius.

Agar telur hama jenis walang sangit dapat diatasi siram dengan air bersih agar hanyut terbawa air dengan begitu telur tidak dapat berkembang. Penanganan hama penyakit yang paling diutamakan adalah menjaga kesehatan tanaman dengan memberi asupan nutrisi yang cukup untuk tanaman caisim.

Jika kesehatan pada tanaman terus kita perhatikan maka hama penyakit tidak akan mudah menginfeksi tanaman karena kekebalan tanaman selalu di perhatikan.

Cara mengatasi hama agar tidak menyerang bisa menggunakan bahan organik di dalam tanah dengan ragam asupan unsur yang beragam dan bermanfaat. Bahan organik juga berfungsi untuk memberi makanan terhadap hama-hama agar tidak jadi menyerang tanaman caisim.

Demikian lah bagaimana cara menanam caisim dengan mudah bisa anda aplikasiakan di rumah dan dapat menghasilkan panen yang maksimal.

Apalagi anda masih pemula dalam bidang ini sangat membutuhkan tatacara penanaman dan perawatan yang baik dan benar agar tidak gagal dalam mengelolanya.

Karena pada dasarnya ilmu budidaya tidak dapat dialakukan dengan sembarangan untuk mendapatkan hasil panen yang di harapkan. Ada beberapa metode perawatan yang harus di perhatikan dan perawatan dilakukan dengan teliti.

Bacajuga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *