Cara Menanam Cabe Yang Baik Dan Benar

Diposting pada

Cara menanam cabe membutuhkan salah satu perawatan yang baik dan benar, untuk mendapatkan hasil produksi buah yang lebat.

Jika menanam cabe tidak tahu bagaimana cara penanaman yang baik, maka hasil bauah yang di produksi tidak lebat.

Memperhatikan tentang perawatan dan pemberian pupuk sangatlah di perhatikan dengan baik.

Karena pohon cabe sendiri banyak mengalami gangguan hama yang luar biasa susah di pulihkan bila sudah terkena hama pada pohon dan daunnya.

Sedikit bercerita tentang bercocok tanam cabe yang menjajikan. iya kenapa sangat menjajikan karena peminatnya pun tidak sedikit.

Kebanyakan masyarakat indonesia banyak yang menggunakan cabe sebagai pelengkap masakan.

Yah tahu sendiri, gimana jika masakan sayur tidak pedas. saat dimakan mungkin kurang enak karena rasa pedas tidak ada.

Apalagi jika anda seorang pencinta masakan pedas, pasti tidak akan anda makan masakan itu.

Makanya menanam cabe dapat Menjajikan Pluang Usaha terbaik dan penjualan yang sangat laku keras di pasaran.

Apalagi jika saat penanaman susah panen dan banyak yang terserang hama, pasti harga cabe akan naik tinggi.

Sedikit berbagi pengalaman tentang penanaman cabe yang baik dan benar untuk anda terapkan.

Persiapan Yang Perlu Sebelum Cabe Di Tanam

Sebelum pembahasan cara penanaman Cabai ada hal-hal yang perlu di Perhatikan. dengan cara ini dapat memaksimalkan pohon cabe dengan melihat situasi lahan yang akan di tanaminya

Berikut ini cara agar cabe tumbuh dengan ideal dan memaksimalkan hasil pembuhan yang lebat pada pohon cabe :

  1. cara yang pertama lihat tanah harus gembur dan banyak mengandung Zat Organik yang tinggi.
  2. Cara yang kedua yaitu Drajat Dan kesamaan lahan Minimal 5,5 – 7,0 maksimal.
  3. Cabe tidak cocok dengan area yang banyak genangan air. Disarankan untuk diarea peladangan.
  4. Suhu Harus 16-32 C.
  5. Curah Hujan pertahun disarankan sampai 1500-2500 mm
  6. Saat Cabe dalam masa pembungaan harus terkena sinar matahari paling lama 12 Jam.

BacaJuga: Cara Lengkap Menanam Jagung

Cara Mananam Cabe Dengan Baik Dan Benar

Yang Perlu anda ketahui sebelum penanaman cabe adalah memilih jenis cabe yang akan anda tanam

Ada beberapa jenis cabe yang bisa anda tanam yaitu Cabe Rawit, Cabe Merah, dan cabe Non Komsusi bisa di bilang cabe hias.

Nah Apa perbedaan dari beberapa jenis cabe diatas Penjelasanya seperti Berikut Ini :

1.Cabe Merah Besar

Cabe merah sendiri juga memiliki golongan yaitu ada tiga jenis seperti Cabe Merah Kriting, Cabe Merah Besar, Cabe Merah Hijau.

Bentuk dari cabe merah besar memilki bentuk Panjang dan mulus. namun dengan warna yang sangat menarik dan banyak di minati di pasaran.

Sedangkan bentuk dari cabe kriting berbentuk gelombang atau kriting. Nah untuk Cabe hijau sendiri adalah cabe merah besar atau cabe kriting yang di panen sebelum waktunya

2.Cabe Rawit

Cabe jenis memiliki ukuran cabe yang sangat kecil, namun cabe ini sangat pedas walaupun ukuran hanya 2-4 cm. beda dari pedas cabe besar sehingga pengguna cabe sedikitpun sudah terasa pedasnya.

Jadi jika anda pencinta kuliner pedas untuk di olah sendiri menggunakan cabe rawit sangat tepat sekali.

Cabe ini memiliki beragam warna, yang berwarna Merah, Kuning, Hijau, orange. cabe jenis ini sangat cocok karena tahan di semua cuaca dan mudah tumbuh.

3.Cabe Hibrida

sebenarnya jenis cabe hibrida ini adalah salah satu jenis cabe besar, yang membedakan jenis cabe ini adalah cabe persilangan yang dibuat oleh teknik moderen oleh pakar ilmuan.

bibit cabe jenis ini sangatlah produksi buah yang bagus. sangat tahan terhadap penyakit. bisa dikatakan salah satu bibit unggul untuk di tanam oleh petani.

Penyemaian Benih Cabe

Nah jika anda sudah mengerti jenis cabai dan memilih benih yang akan ditanam. pilihlah keadaan cabai yang segar lalu anda keringkan.

ketika sudah kering, buatlah bedengan atau polybag untuk menyebar bibit. namun dalam pembuatan tempat bibit jangan lupa campurkan pupuk kandang dengan tanah.

fungsi dari penyampuran pupuk adalah agar dapat menyuburkan calon benih cabai yang akan anda tanam.

Setelah bibit kering di taburkan dalam bedengan jangan lupa tutup benih kering dengan pelepah kelapa atau alang-alang.fungsi dari alang-alang dan pelepah untuk menjaga benih agar tidak hanyut saat disiram air.

karena terkadang jika tidak ditutup saat melakukan penyiraman bibit akan hanyut.Proses penyiraman lakukan setiap hari, jika sudah tumbuh dan daun pada benih berjumlah 4. segera lakukan pemindahan ke lahan/ area peladangan yang akan di tanami.

Persiapan Lahan Tanam

Sesudah pembuatan lahan penyemaian anda bisa melakukan pembersihan lahan dari rumput. jika sudah bersih silahkan gemburkan tanah dan buat lah bedengan.

Dengan panjang sesuai lahan yang ingin ditanami cabai. lebar 1 m. tinggi bedengan 30 cm, beri jarak antar bedengan sekitar 40cm.

Jika bedengan sudah jadi jangan lupa beri lubang pada bedengan. dengan jarak lubang untuk penanaman antara 30-40 cm.

Jangan lupa taburkan pupuk kandang pada bedengan lahan penanaman agar cabe subur dan banyak asupan nutrisi.

BacaJuga: PuPuk Yang Tepat Untuk Tanaman Padi

Penanaman Bibit cabe

Musim penanaman cabe yang baik adalah saat hujan tidak terlalu sering setiap hari. jika sering turun hujan tidak baik untuk tanaman cabe.

cabe akan mudah mati. jika setiap hari terkena air hujan yang berlebihan. nah berikut ini cara terbaik menanam cabe :

  • Ambil dan pilih bibit cabe yang bagus dan bibit yang sudah umur siap tanam.
  • Masukan Bibit pada lubang yang sudah di buat
  • tambahkan pupuk sedikit saja, dan tutup dengan tanah.
  • pada musim kemarau jangan lupa siram cabe, namun jika musim hujan sesuaikan dengan air hujan, jangan sampai anda siram
  • anda bisa gunakan plastik utuk menutup bedengan, agar tidak mengalami penguapan pada lahan tanam.

Perawatan Cabe Untuk Agar Hasil Panen Maksimal

Nah jika tanaman baru, anda harus sering perhatikan bagian bibit. jika anda bibit yang rusak segera cabut dan ganti bibit yang baru.

Pada musim Kemarau silahkan siram tanaman. lakukan penggenangan selama 2 minggu sekali. agar tanaman dapat bertumbuh jika dapat serapan air yang cukup.

Beri penyokong pohon cabe jika sudah tinggi, gunakan bambu dan kayu untuk dijadikan penopang. agar pohon cabe ambruk saat berbuah.

Lakukan pemupuka susulan setiap 2 minggu sekali. agar pohon dapat asupan perkembangan nutrisi yang cukup, agar tetap tumbuh dan berbuah lebat.

Cara pemupukan anda bisa langsung pada lubang tanaman. untuk penggunaan pupuk anda bisa gunakan pupuk organik cair.

Tambahkan pupuk NPK dengan melarutkan di pupuk Organik cair tersebut. Jika pupuk tidak ada anda bisa Menggunakan pupuk kandang/kompos

Selain pemberian pupuk, laukan pembasmian tanaman liar yang akan membuat tanaman anda terkena hama penyakit.

proses pembersihan lahan sesekali sangat di perlukan, agar tanaman terhindar hama penyakit.

Jika tidak mau pebasmian akan berdampak kepada hasil yang yang akan anda dapatkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *