Cara Menanam Bawang Merah Di Polybag

Diposting pada 39 views

Cara Menanam Bawang Merah Polybag- Bawang merah adalah salah satu bumbu dapur yang sering gunakan Masyarakat indonesia. mayoritas Menggunakan bawang merah sebagai bumbu utama pelengkap masakan.

Bawang merah merupakan salah satu tanaman rempah yang sangat mudah untuk dibudidayakan.

Sebenarnya dalam penanaman bawang merah bisa dilakukan dengan mudah. Tidak menggunakan lahan yang luas pun juga bisa.

Nah cara menanam bawang merah yang akan saya bagikan Kali ini dapat anda lakukan dirumah sendiri untuk memenuhi kebutuhan bumbu dapur.

Setidaknya untuk menghemat pengeluaran uang untuk membeli kebutuhan bumbu dapur anda.

Cara ini dapat di terapkan tanpa menggunakan lahan yang luas. untuk media tanam sendiri yaitu menggunakan polybag/pot.

Apabila anda berada di perkotaan dapat menanam sendiri dengan menggunakan lahan yang kosong disekitar rumah anda.

Jika anda memiliki lahan terbatas bisa mengembangkan dengan cara ini. penerapan lahan yang kosong disekitar rumah sebagai tempat untuk meletekan polybag/pot.

Harga bawang merah di pasaran sering melonjak tinggi. Sehingga dengan teknik penanam dengan menggunakan polybag dapat dikatakan menjadi solusi utamanya, dengan menanam sendiri dirumah.

Cara menanam bawang merah dengan menggunakan polybag/ pot tidak jauh berbeda dengan penanaman di lahan yang luas. Keuntungan untuk menanam dengan metode ini adalah lebih simple dan praktis.

Manfaat Bawang Merah

Manfaat bawang merah selain digunakan sebagai bumbu masakan seperti soto, sayur, dan masakan lainya. Bawang merah juga memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh manusia.

Penyakit maag sering terjadi pada lambung manusia, karena disebabkan kurang tempat waktu makan. Bawang merah bisa menjadi solusi mengobati penyakit maag.

Selain penyakit maag bawang merah juga dapat menyembuhkan penyakit masuk angin, menurunkan kadar gula, kolestrol, dan kecing manis.

Bahan rempah satu ini memiliki manfaat dan kegunaan yang begitu luas, sehingga berbudidaya bawang merah berpontensi baik untuk dijual dipasaran.

Ketika menjelang lebaran, harga bawang merah akan naik pesat. Kenaikan harga tersebut karena banyaknya permintaan pasar.

Jadi untuk anda yang ingin berbudidaya bawang merah sangat bagus untuk anda kelola medatangkan keuntungan besar.

Langkah Menanam Bawang Merah Di Polybag/Pot

Sebelum berbudidaya pelajari dahulu bagaimana cara tepat untuk memulainya. salah satu faktor utama dalam kesuksesan memulai budidaya bawang merah adalah metode penerapan yang tepat untuk mendapatkan hasil panen yang memuaskan.

Namun tidak usah khawatir dalam pembahasan kali ini akan saya kupas tuntas bagaiman cara penerapan penanaman bawang merah yang benar untuk anda terapkan dirumah.

Melakukan penerapan pembudidayaan bawang merah tidak dapat dilakukan dengan asal-asalan, untuk mengembangkan usaha budidaya bawang merah.

Pembudidayaan dengan media tanam polybag/pot. Menurut saya sangat simple dan lebih optimal dalam perawatanya.

Keuntungan media tanam pot hasil bawang merah yang kita tanam akan lebih besar dibanding dengan media Lahan.

Berikut ini cara tepat penerapan menanam bawang merah di polybag :

1. Persiapan Media Tanam Bawang Merah

Langkah pertama memulai persiapan media tanam yaitu menggunakan polybag, tanah, pupuk organik, pupuk kandang/kompos.

Tanah yang anda gunakan harus gembur agar dapat menyarap air dengan mudah dan sirkulasi udara tidak terhambat.

Penentuan tanah sebelum di masukan dalam polybag harus perhatikan dengan teliti dan teroptimasi. Agar tanaman bawang dapat tumbuh dengan baik dan umbi bawang dapat berkembang besar.

Untuk penggunaan pupuk organik anda juga bisa memilih pupuk dari kotoran hewan seperti ayam, sapi, kambing, dan hewan lainya.

Jika anda tinggal diperdesaan sangat mudah menemukan kotoran hewan untuk dijadikan pupuk organik dan di campurkan kemedia tanam.

Takaran pencampuran tanah dan pupuk organik sekitar 2 (tanah ) : 1 (Pupuk Organik). pencampuran media tanam dapat anda lakukan dengan cara diaduk hingga merata.

Sesudah media tanam tercampur secara merata, masukan tanah yang sudah anda campurkan tadi kedalam polybag. Untuk penggunaan polybag yaitu ukuran 30×40 cm.

Masukan tanah kedalam polybag terisi punuh, sesudah memasukan tanah jangan langsung ditanami bibit. Perlu anda siram air terlebih dahulu dan diamkan selama 1 hari agar pupuk mengendap dengan baik di media tanam.

penggunaan polybag sebenarnya ukurannya dapat di tentukan sendiri. Dan penyiraman air kedalam media tanam polybag/pot harus dilakukan sebelum ditanami benih bibit bawang merah. Gunakan air untuk menyiram media tanam secukupnya saja.

2. Pemilihan Benih Bawang Merah

Pemilihan bibit harus menggunkan bawang merah yang sudah tua. Jika bawang merah yang dijadikan bibit masih belum cukup usia, bibit tidak akan tumbuh.

Umur bibit bawang merah yang ditanam memiliki usia sekita 2-4 bulan dari masa penen. Yang paling terlihat bibit sudah pasti tumbuh, pada bawang merah akan terlihat dengan jelas tumbunya akar.

Pengamatan untuk pemilihan bibit harus dilakukan dengan teliti agar hasil budidaya tidak mengalami kendala yang buruk saat ditanam.

Selain umur dan tanda akar tumbuh, anda juga harus memperhatikan ukuran maksimal bibit yang digunakan seperti berikut :

  • 1,5 x 2 cm ukuran besar
  • 2,5 x 2,5 cm ukuran sedang

Jangan mengunakan ukuran dibawah yang sudah saya sarankan. Jika anda memaksa ukuran dibawah standar bibit tidak dapat tumbuh sempurna dan perkembangan bibit tidak dapat menghasilkan panen yang maksimal.

Untuk cara penanamnya anda bisa memotong bagian ujung bawang merah. Cara pemotongan ujung dengan ukuran 1/3 – 1/4 bagian dilihat dari ukuran umbi keseluruhanya.

Kenapa bibit harus dipotong ? tujuannya adalah agar bibit dapat tumbuh secara merata dan menghasilkan umbi lagi.

Sebelum anda menanam bibit pastikan terlebih dahulu bagian umbi yang sudah anda potong harus sudah kering. Karena belum kering bagian umbi yang dipotong akan mengalami kebusukan atau dapat mengakibatkan hama penyakit menyerang bibit bawang merah.

3. Penanaman Bibit Bawang Merah

Tahap penanaman anda pastikan dahulu bagian polybag yang sudah disiram air mengendap. Apabila sudah mengendap media tanam tersebut sudah siap ditanami.

Buatlah lubang pada media tanam dengan ukuran setinggi umbi tersebut. Tetapi jangan sampai umbi bibit tertimbun tanah.

Tanam bibit dengan posisi tegak dan sedikit di tekan, pada bagian ujung bibit harus sedikit terlihat jangan sampai terbenam semua karena dapat mengalami kebusukan pada bibit.

Persatu polybag dengan ukuran 40×35 cm. bisa anda tanami sekitar 3 biji umbi bawang merah. polybag yang anda beli lebih besar bisa anda tanami hingga 4 biji umbi bawang merah.

Apabila semua bibit bawang merah sudah anda tanam semua. Lakukan penyeriman terhadap bibit yang baru ditanam. Namun seterusnya anda tetap harus menyiram dua kali dalam waktu satu hari agar tanah tetap lembab hingga umur 50 hari.

Untuk proses penyiraman jangan sampai menggenangi bibit. karena tanaman bawang merah tidak dapat hidup dengan tanah yang kering dan pada tanah yang tergenang air. Jadi langkah penyiraman dilakukan hanya membuat bagian tanah tetap lembab saja.

Dalam jangka waktu 10 hari sebelum pemanenan, anda dapat menghentikan penyiraman terhadap tanaman bawang merah.

4. Perawatan Bawang merah

Perawatan dapat anda lakukan dengan membersihkan tanaman gulma pengganggu dan mengendalikan hama penyakit jika terserang.

Tanaman gulma pengganggu dapat menghambat pertumbuhan bawang dan dapat berebut organik yang diserap oleh tanaman bawang merah.

Perawatan dilakukan setiap hari akan lebih baik dan dapat memperhatikan bagian bawang merah yang perlu di perhatikan atau terserang hama penyakit segera ditangan. agar tidak dapat menular pada bibit bawang lain.

Setiap pembudidayaan jelas perawatan adalah hal utama untuk menentukan hasil panen agar mendapatkan hasil produksi yang maksimal dan memuaskan bagi petani.

Jika kita fikir seksama apakah mungkin tanaman yang di tanam tanpa adanya perawatan akan berhasil dan panen dengan maksimal. saya rasa hal tersebut tidak dapat terjadi apabila tanpa adanya perawatan.

Nah jika pada bagian umbi nampakkeatas siram dengan air agar umbi cepat tua dan untuk mengendalikan penyakit anda bisa menggunakan pestisida nabati

5. Masa Panen Bawang Merah

Untuk masa pemanenan bawang merah dapat anda lakukan dengan usia tanam sudah mencapai umur 55-60 hari ( kebutuhan konsumsia ). Apabila untuk dijadikan bibit harus lebih dari 60 hari.

Ciri-ciri bawang merah sudah siap dipanen yaitu pada bagian daun sudah layu, menguning dan kering, pada bagian daun bawang jika dipegang lemah.

Menguningnya daun bawang hampir 80%, itu tandanya bawang merah sudah siap dipanen. dan tanda lebih jelasnya akan terlihat pada umbi lapis yang sudah berisi penuh. bagian umbi akan terlihat keatas dibawah batang bawang merah yang roboh.

Demikianlah bagaimana cara menanam bawang merah dengan mudah. Cara penanaman bawang merah dapat anda lakukan di rumah sendiri. semoga dalam pembahasan kali dapat bermanfaat bagi masyarakat indonesia.

Baca Juga Artikel Ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *