Cara Budidaya Ikan Nila Untuk Pemula

Diposting pada
budidaya ikan nila

Cara Budidaya Ikan Nila- Dalam kesempatan kali ini saya ingin menjelaskan bagaimana cara budidaya agar mendapatkan hasil yang memuaskan.

Bidang usaha sampingan ini memang cukup menggiurkan hasil yang di peroleh saat panen.

Sehingga tidak lah sedikit orang yang tertarik ingin menekuninya. Ya modal yang dukeluarkan juga tidak lah sedikit.

Bisa kita analisa dengan cara persiapan awal saja sudah menggunakan modal besar, bisa dilihat dari segi pembuatan kolam, pakan dan peralatan yang dibutuhkan.

Mungkin modal yang paling besar saat awal pembuatan kolam membutuhkan tenaga yang banyak mempekerjakan orang untuk menggali pembuatan kolam.

Dan untuk seterusnya modal agak sedikit berkurang hanya membeli pakan dan benih ikan dapat kita lakukan sendiri tanpa tenaga tambahan.

Untuk menekuni bidang budidaya ikan nila sangat dibutuhkan pembelajaran dan pengetahuan yang jitu agar tidak mengalami kerugian berjumlah besar.

Simak pembahasan kali ini dengan teliti untuk melakukan langkah awal memulai budidaya ikan nila yang tepat seperti berikut :

Cara Budidaya Ikan Nila

Sebelum anda melakukan budidaya ikan nila, yang perlu di ingat adalah pelajari dan ketahui dari mana langkah yang benar untuk memulainya.

Ilmu budidaya tidak bisa dianggap sepele, karena jika salah melahkah dapat mengakibatkan kerugian dan tidak mendapatkan hasil sama sekali.

Maka dari itu lakukan pengetahuan terlebih dahulu agar sukses dan memberi motivasi anda untuk maju dan berkembang dengan melalui usaha jenis ini.

Maju dan tidaknya usaha budidaya tergantung dari kita dalam mengelola dan ketekenunan menaikan hasil yang diperoleh setiap Panennya.

Lakukan riset pengetahuan anda untuk mendapatkan formula yang lebih efektive meningkatkan hasil budidaya anda.

Berikut ini cara persiapan dan langkah yang tepat untuk memulai Budi daya ikan nila :

1. Cara Persiapan Kolam Ikan Nila

Hal yang utama yang dipersiapkan adalah dengan mempersiapkan kolam yang akan dibuat budidaya ikan nila tersebut.

Untuk persiapan kolam anda bisa menggunakan kolam tanah yang digali, kolam terpal, kolam semen dan masih banyak lagi sesuai yang anda kehendaki.

Namun kebanyakan orang memilih dengan membuat kolam dengan tanah yang berada di area rawa dan sawah sebagai media persiapan yang memang dianggap lebih cocok di bandingkan menggunakan kolam terpal di rumah.

Namun saya sarankan dalam memilih kolam anda lebih baik menggunakan kolam yang bisa anda buat dengan menggali tanah.

Kareana dapat mengurangi biaya pembuatanya atau bisa dikatakan bahwa menggunakan kolam tanah lebih murah dibanding kan dengan jenis kolam yang lainya.

Jika bisa pembuatan kolam tanah buatlah diarea persawahan atau rawa agar mudah dalam proses pembuatannya.

Keuntungan membuat kolam diarea sawah adalah dapat di tumbuhi hewan air yang kecil dan tumbuhan liar dapat dijadikan pakan alami ikan nila, sehingga ikan akan cepat berkembang dan lebih optimal.

A. Cara Pembuatan Kolam :

  • Hal pertama tentukan area sawah dengan luas yang anda kehendaki
  • Jika banyak genangan air di sawah atau rawa lakukan pengurasan terlebih dahulu agar mudah di cangkul.
  • Bila sudah kering silahkan dalam area yang akan dibuat kolam dengan tanah galian di taroh membentuk dinding tinggi agar tidak jebol saat musim hujan.
  • Pembentukan dinding berfungsi sebagai pondasi agar tidak jebol saat musim hujan tiba.
  • Bentuklah dinding kolam dengan persegi 4 dengan tinggi yang sama .
  • Jika kolam sudah jadi jangan langsung anda isi air terlebih dahulu diamkan selama 7 hari agar dinding kolam yang sudah anda bentuk dengan tanah mengeras dan mengering .
  • Jangan lupa membuat pembuangan air agar tidak meluap jika musim penghujan tiba.

B. Cara penambahan kemasaman Pada Tanah

Jika area tanah tersebut mempunyai kemasaman di bawah 6 PH. Untuk berbudidaya ikan nila tanah harus memiliki kemasaman sekitar 7-8 Ph.

Untuk itu perlu penambahan dengan menetralkan tanah dengan cara melakukan pengapuran pada tanah tersebut.

Cara pengapuranya anda bisa menggunakan dolomite dan kapur pertanian yang bisa anda dapatkan di toko pertanian terdekat.

Untuk dosis pengapuran harus seimbang dengan kemasaman tanah tersebut agar tidak kelebihan dosis pada area tanah yang akan anda jadikan kolam.

Jika kelebihan dosis pengapuran juga tidak baik untuk perkembangan budidaya ikan nila.

Takaran Dosis Pengapuran :

  • Untuk penakaran yang tepat dalam penambahan dosis pengapuran yaitu bila tanah memiliki 5-6 PH Maka taekaranya sekitar 500 sampai 1500 kg/ha.
  • Nah untuk takaran Ph lebih rendah lagi atau Sekitar 4-5 Ph anda membutuhkan dosis pengapuran dengan takaran sekitar 1 – 3 ton/ha.

Ketika anda sudah melakukan penakaran dengan pas seperti diatas. lakukan pengadukan pada kapur dengan rata agar bisa masuk dalam permukaan tanah hingga kedalaman 10 cm.

Setelah proses penambahan kemasaman dengan menggunakan kapur selesai jangan langsung anda isi air.

Diamkan tanah selama 2-3 hari yang sudah anda tabur kapur yang berfungsi sebagai penambahan kemasaman.

Agar penambahan dan keseimbangan kemasaman pada tanah benar-benar dapat berjalan sesuai yang anda harapkan.

C. Cara Pemupukan Pada Tanah

Setelah proses penambahan kemasaman perlu melakukan penambahan pemupukan pada tanah yang akan di jadikan kolam.

Mungkin anda yang baru mengetaghuinya bingung bagaimana bisa membuat kolam dengan menambahkan pupuk.

Ya jelas bisa dilakukan karena dapat berfungsi sebagai penjaga yang tepat untuk kesuburan tanah pada kolam tersebut agar ikan nila nantinya mendapatkan perkembangan yang optimal dengan hasil yang memuaskan.

Jika tanah tersebut subur otomatis di area kolam tersebut dapat memberi pakan tambahan alami yang bisa tumbuh di area tersebut, seperti plangton dan tumbuhan air yang disukai ikan nila.

Untuk pupuk yang digunakan dasaran bisa menggunakan pupuk organik. Ya pupuk organik atau pupuk kompos dipercaya dapat meningkatkan kesuburan tanah dengan cepat.

Maka dari itu gunakan pupuk kandang atau kompos sebagai penambahan dasaran tanah bakal kolam tersebut.

Persatu hektar tanah pupuk yang digunakan bisa mencapai 1 sampai 2 ton. dengan takaran tersebut dapat anda lakukan denga cara di bawah ini :

  • Sebarkan pupuk tersebut dengan secara merata pada permukaan tanah bakal kolam.
  • Setelah sudah diamkan tanah tersebut selama 1 sampai 2 minggu agar pupuk benar-benar meresap pada permukaan tanah.
  • Anda juga bisa menambahkan dengan pupuk urea dengan takaran pupuk 50 samapi 70 Kg/ha dan TSp 25 -30 kg/ha. lalu diamkan pupuk selama 1-2 hari saja
  • Untuk penambahan urea bisa dilakukan setelah anda menabur pupuk organik dan mendiamkan selama batas waktu diatas. baru anda bisa menambahkan pupuk urea tersebut

Manfaat Pemupukan :

Manfaat pemupukan adalah agar hewan renik dan tumbuhan dapat berkembang dikolam tersebut yang berfungsi sebagai penambahan nutrisi pada ikan nila atau penambahan pakan alami.

Sehingga ikan nila yang kita budidayakan dapat berkembang degan cepat dan mendapat hasil panen ikan sesuai yang kita harapkan.

Sehingga kita tidak mengalami kegagalan panen dengan jumlah besar dan ikan dapat mudah tumbuh dikolam pembudidayaan yang sudah kita siapkan tadi.

D. Cara Menggenangi Air Kolam Nila

Langkah selanjutnya anda dapat mengenangi kolam yang sudah anda pupuk tadi dengan pertahap tidak bisa dilakukan dengan asal-asalan.

Berikut langkah – langkahnya :

  • Yaitu tahap pertaman bisa mengisi genangan dengan kedalam sekitar 10 sampai 20 cm saja. tidak boleh langsung mengisi penuh air kolam
  • Lalu diamkan air tersebut selama 3 sampai 6 hari, agar air tidak keruh krena menyatu dengan tanah.
  • Area Kolam tersebut harus terkena sinar matahari secara langsung agar tanaman air dan hewan renik dapat berkembang dikolam tersebut.

Setelah anda diamkan air yang sudah di genangi dikolam tadi dengan batas waktu diatas bisa melanjutkan dengan menambahkan air kolam mencapai ketinggian 70 cm saja.

BacaJuga:Cara Budidaya ikan Platy Dengan Mudah

2. Cara Penebaran Benih Ikan Nila

Untuk pemilihan benih ikan bisa anda beli di pengepul pembudidayaan ikan nila dengan bibit yang berkualitas.

Ciri benih ikan yang bagus ikan aktive dan tidak loyo atau terlihat mengapung diatas dan memiliki badan yang tidak cacat.

Sehingga dapat menghasilakan penen ikan nila dengan sempurna jika memilih benih yang baik dalam pembudiyaanya.

Penenbaran benih dapat anda lakukan jika air dalam kolam sudah terisi dengan ketinggian air 70 cm.

untuk asumsi seberapa banyak ikan yang akan di masukan dalam kolam anda bisa lakukan jika pada persatu meter persegi anda bisa memasukan ikan ke kolam sebanyak 1 sampai 20 ekor.

dengan bobot benih ikan sudah mencapai berat 10-20 gram perekornya. Ikan nila dapat di penen dengan berat ikan yang sudah mencapai 300 grm perekornya.

Lakukan pengadaptasian terhadap ikan yang akan di sebar dikolam dengan memasukan air kolam tersebut kedalam kolam benih. Agar tidak mengalami steress dan mudah beradaptasi saat sudah dimasukan kekolam tersebut.

3.Cara Pemeliharaan Ikan Nila

Proses perawatan ikan perlu diperhatikan dengan dengan teliti, jika salah dalam perwatanya tentu akan mempengaruhi hasil panen ikan nila.

Bahkan dapat berdampak buruk terhadap perkembangan pertumbuhan ikan nila yang anda budidayakan.

Ada 3 hal Yang sangat penting perlu anda ketahui dalam perawatan ikan nila yaitu pengelolaan air, pemberian pakan dan pengendalian hama penyakit.

Berikut ini 3 cara perwatan yang dapat anda terapkan dengan benar dalam perawatannya :

A. Pengelolaan Air Kolam

Perhatikan air Kolam jika ingin mendapatkan hasil budidaya ikan nila yang berkulitas. Yang perlu diperhatikan adalah kandungan oksigen dan Ph pada air.

Dan juga perhatikan NH3, CO2, dan H2S pada ir kolam anda. Bila oksigen pada air menurun cepat lakukan penanganan dengan cara memperderas sirkulasi air, dengan memperbesar debit air.

Jika aroma air kolam sudah beraroma busuk berarti air tersebut sudah sudah mengandung NH3 Dan H2S Yang mengakibatkan aroma air tersebut menjadi busuk. Maka lakukan pergantian air secepat mungkin

Apa yang terjadi jika air tidak diganti ?

Kalau anda tidak segera mengganti air maka akan mengakibatkan ikan yang anda budidayakan akan steress dan mati.

Cara mengganti air sendiri anda harus mengeluarkan air kotornya cukup 1/3 saja. lalu masukan air bersih kembali dengan debit air sekitar 100 m persegi untuk normalnya 1 liter/ detik.

B. Pemberian pakan Ikan Nila

Pemberian pakan sendiri tidak dapat dilakukan secara asal-asalan bagaimana tidak, jika pakan yang kita gunakan tidak memiliki penambahan nutrisi yang cukup maka ikan akan susah menggemuk.

Hal yang di khawaatirkan pemberian pakan jika tidak disesuaikan berakibat kerugiaan, “yah kita tahu sendiri biaya terbesar dalam pengelolaan usaha budidaya yaitu pada pakan.

Maka harus menggunakan perhitungan yang pas agar tidak rugi dan tetap mendapatkan hasil budidaya yang baik saat panen ikan nila.

Pakan yang baik untuk ikan nila adalah dengan menggunakan pakan pelet dengan kadar kandungan protein 20 sampai 30 % Untuk di berikan kepada ikan nila.

Pada umumnya ikan nila hanya membutuhkan pakan sebesar 3% /ekor dari berat badan ikan nila. Untuk waktu pemberian pakan yang baik yaitu pada pagi dan sore hari.

Untuk penyesuaian pakan dengan berat badan bisa anda lakukan perbandingan setiap 2 minggu sekali, dengan cara mengambil ikan nila satu ekor lalu anda timbang berat badanya dan berikan pakan sesuai analisa diatas.

Berikut cara perbandingan pakan ikan nila :

Bila anda mempunyai 1500 ekor ikan nila di kolam dengan bobot ikan sekitar 10 -20 gram/ekor. maka rata rata ikan 10 + 20 /= 15 gram/ekor.

Sehingga perhitunganya adalah 15 x 1500 x 3 % = 675 atau 6,75 kg. untuk perharinya.

C. Pengendalian Hama Dan Penyakit

Ikan nila adalah salah satu ikan yang tergolong ikan yang tahan banting. bukan berarti ikan nila tidak bisa terkena penyakit.

Namun penyakit yang menyerang ikan nila tidak terlalu menghawatirkan. Namun kita wajib berjaga-jaga saja kalau saja ada penyakit yang menyerang dan membuat kita gagal panen. sehingga kita antisipasi terlebih dahulu sebelum terkena.

Penyakit yang wajib anda waspadai yang biasanya meyerang ikan nila adalah penyakit infeksi contohnya penyakit disebabkan oleh air yang kotor dan dapat menularan ke ikan yang lain melalui air tersebut.

BacaJuga:Cara Budidaya Ikan Guppy Di Ember

5. Masa Panen Ikan Nila

Masa ikan nila dapat di panen sebenarnya sesuai kebutuhan permintaan pasar. Jadi ada beberapa ragam permintaan pasar dengan berat ikan berbeda-beda.

Berikut Ragam berat permintaan pasar ikan nila siap di panen :

  • Pasar domestik harus memiliki berat ikan 300-500 gram/ekor
  • Jika untuk kebutuhan di pelihara lagi 10-20 gram/ekor

Untuk mencapai bobot ikan nila 300-500 membutuhkan waktu hingga 4 – 6 bulan lamanya.

Mudahnya budidaya ikan nila, karena pakan ikan nila dapat ditemukan dimana saja dan tidak membutuhkan protein yang terlalu tinggi.

Sehingga pengeluran pakan pun juga tidak terlalu banyak biaya. Tidak seperti budidaya ikan mas dan ikan lele atau ikan lainya yang membutuhkan protein yang tinggi sehingga biaya yang dikeluarkan pun cukup tinggi juga.

Jika anda berminat budidaya iikan nila ada beberapa faktor yang perlu di perhatikan. Agar hasil yang anda dapatkan juga seperti yang di harapkan

Faktor yang berpengaruh besar dalam budidaya ikan nila yaitu pemilihan benih, pakan yang diberikan, hingga menanggulani hama penyakit pada ikan yang terjangkit.

Bacajuga:Cara Budidaya Ikan Mas Koki Di Kolam Terpal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *