Cara Budidaya Burung Puyuh Pemula

Diposting pada 24 views
budidaya burung puyuh

Cara Budidaya Burung Puyuh Pemula- Cara berbudidaya burung satu ini hampir sama dengan burdidaya burung lainya

Yang membedakan budidaya dengan burung lain adalah kemungkinan hanya faktor kandang saja.

Burung puyuh merupakan salah satu burung yang banyak diambil telurnya untuk dijual kepasaran.

Apalagi di indonesia sendiri banyak yang mencari telur burung puyuh, Karena rasa telur puyuh sendiri sangat nikmat sekali.

Banyaknya permintaan pasar, sehingga banyak juga yang membudidayakan burung puyuh saat ini dengan harga jual yang lumayan tinggi.

Burung puyuh tidak seperti ayam, yang hanya boleh di pelihara oleh peternak jauh dari pemukiman warga. Nah untuk burung puyuh sendiri boleh dipelihara oleh peternak walaupun tempat tinggal berada diperkotaan.

Mengapa bisa seperti itu? Yah anda tahu sendiri bahwa burung puyuh adalah salah satu hewan unggas berukuran kecil. Jadi tidak dapat menghawatirkan dan segi kebersihan masih bisa terkontrol.

Yah burung puyuh sebenarnya adalah salah satu hewan liar yang sering kita jumpai di peladangan. Puyuh mampu bertelur 5 hingga 6 butir/ekornya dalam waktu satu minggu.

Padahal dahulu sebelum burung puyuh dibudidayakan, sering diburu untuk diambil dagingnya, karena rasa daging burung puyuh sangat lezat sekali dan banyak masyarakat yang menyukai daging burung puyuh ini.

jika anda ingin membudidayakan burung puyuh bisa saja. Tetapi anda juga harus tahu bagaimana cara yang benar memulainya agar tidak salah pengaplikasianya.

Sehingga burung puyuh yang anda budidayakan menjadi lebih baik dan mendapatkan pertumbuhan yang maksimal.

Apalagi anda masih pemula, pasti akan mengalami kesusahan bagaimana cara yang tepat dalam memulai budidaya burung puyuh.

Namun tenang saja kali saya akan memberikan panduan bagaimana cara yang harus anda lakukan pertama kali agar tidak mengalami kesalahan yang fatal dan membuat burung puyuh stres. Simak berikut ini:

Cara Budidaya Burung Puyuh

budidaya burung puyuh

Buat kalian yang masih pemula dan ingin membudidayakan burung puyuh, anda sedang membaca artikel yang tepat sekali.

Dalam pembahasan kali ini dapat anda pelajari bagaimana langkah mempersiapkan budidaya yang benar.

Untuk memulai berbudidaya sangat di butuhkan metode dasar agar mendapatkan hasil keuntungan yang maksimal.

Metode budidaya hewan jenis unggas tidak dapat dilakukan dengan metode sembarangan yang dapat menyebabkan kerugian yang tidak sedikit tentunya.

Dengan mengetahui tips dan trik dalam pelaksanaannya akan mempermudah anda saat mengalami masalah terhadap hewan unggas yang anda budidayakan.

Walaupun terlihat mudah kesabaran dan ketelatenan adalah kunci utama agar burung puyuh yang anda budidayakan sukses mencapai hasil yang maksimal.

Terkadang masih banyak orang yang menyepelekan teori dasar bagaimana cara merawat dan pelaksanaannya, bahkan ada yang menganggap hal ini tidak terlalu penting.

Oleh karena itu saya tegaskan sekali lagi, ilmubudidaya sangat membutuhkan teori yang pasti untuk menjalankanya dan tidak bisa menggunakan teori ilmu kira-kira.

Terus bagaimana cara memulainya agar tidak salah langkah? oke mari kita masuk pembahasan pertama dan bagaimana langkah tepatnya seperti berikut penjelasnya :

1. Cara Mempersiapkan Kandang

Kadang adalah faktor pertama kali yang harus di siapkan sebelum bibit burung puyuh. Ya tahu sendiri kandang adalah salah satu tempat pembudidayan burung akan tinggal.

Sehingga lebih awal kita buat dan persiapkan dengan memilih tempat senyaman mungkin agar burung puyuh tidak mengalami ketergangguan atau suara sekitar yang membuatnya tidak nyaman.

Pemilihan lokasi tidak dapat asal saja, harus ada beberapa penyesuaian yang perlu dilakukan dengan baik dan tidak ada unsur yang membuat burung tidak menyukai tempat tinggalnya.

Perhitungkan lebih matang agar anda tidak salah memilih tempat yang salah untuk menunjang kelangsungan hidup dan perkembangan burung puyuh, tempat juga harus memiliki udara yang segar.

Berikut ini analisa pemilahan kandang puyuh yang baik dan tepat untuk dijadikan pembudidayaan burung puyuh :

  • Cari lah tempat yang tidak terlalu lembab dan atur posisi agar kandang bisa terkena sinar matahari untuk menjaga tempat agar tidak lembab.
  • Dan kelembapan kandang yang tepat antara 30 % sampai 80 % saja. tidak boleh terlalu lebih.
  • Kandang juga perlu energi penerangan seperti lampu listrik. ukuran lampu listrik yang dibutuhkan untuk menerangi kandang sekitar 25 sampai 40 watt pada siang hari dan untuk malam hari sekitar 40 sampai 60 watt.
  • Selain itu juga kita harus menyesuaikan suhu kandang budidaya harus memiliki suhu sekitar 20 hingga 25 drajat celcius.

Untuk penerapan kandang burung puyuh biasanya para peternak ada dua pilihan metode kandang yang bisa di terapkan Yaitu sistem sangkar atau battere dan sistem litter atau lebih jelasnya menggunakan lantai sekam seperti yang diterapkan untuk budidaya ayam petelur.

Nah untuk pembuatan kandang sendiri dibagi menjadi 3 bagian. Kenapa pembuatan kandang harus terbagi menjadi 3 bagian? Karena kandang induk puyuh, Kandang anakan, dan pertumbuhan anakan puyuh harus di pisahkan. Berikut penjelasan detailnya :

Kandang Pembibitan Burung Puyuh

Pembuatan kandang pembibitan Sangat berpengaruh terhadap performa dan produksifitas burung puyuh untuk mengahasilkan telur berkuliatas baik. Nah untuk penyesuaian kandang tentunya melihat dari jumlah puyuh yang akan anda ternak nantinya.

Sehingga dengan mempersiapkan kandang pembibitan burung puyuh akan lebih relatif mendapatkan telur yang berkulitas baik, yang nantinya akan di jadikan bibit kembali untuk di budidayakan.

Sesuaikan kadang burung puyuh dengan sedemikian rupa, Tidak boleh terlalu longgar dan juga tidak boleh terlalu sempit.

Kandang Untuk Induk Burung Puyuh

Seperti namanya kandang ini berfungsi sebagai kandang pembibitan yang nantinya induk akan bertelur. Bentuk dan ukuran jenis kandang akan memiliki kebutuhan peralatan dan fungsi yang sama saja. Namun ukuran kandang bisa menyesuaikan jumlah induk puyuh yang di budidayakan.

Kandang Anakan Puyuh

Kandang anakan puyuh ini berfungsi sebagai tempat tinggal anakan puyuh yang baru menetas 2 hingga 3 minggu. kandang jenis ini harus di buat dan didesain hangat sesuai yang dibutuhkan oleh anakan puyuh. Biasanya pada kandang ini di lengkapi alat pemanas ruangan dan memiliki kepanasan yang di butuhkan anakan puyuh.

Untuk ukuran kandang anak puyuh 90 sampai 100 ekor hanya membutuhkan ukuran idealnya sekitar 100 cm panjang, tingginya 40 cm, lebar 100 cm, dan untuk tinggi kaki kandang hanya 50 cm saja.

Kandang Pertumbuhan Anak Puyuh

Kandang pertumbuhan anak puyuh yang sudah berusia 3 sampai 6 minggu bisanya dibuat bisa menggunakan kawat, sema seperti yang digunakan induk petelur burung puyuh.

Jadi pemindahan anak puyuh ke dalam kandang pertumbuhan usia maksimal yaitu sudah berumur 6 minggu atau bisa lebih.

Di kandang inilah anakan akan dibesarkan dan nantinya akan menjadi puyuh dewasa. sehingga dengan kandang terpisah proses penetasan tidak perlu menunggu terlalu lama untuk urusan produksi bibit burung puyuh.

2. Pemilihan Bibit Unggul

Bibit adalah faktor dimana yang mempengaruhi hasil pembudidayaan yang akan dihasilkan, maka setelah anda mempersiapkan kandang perlu memilih bibit yang berkualitas baik dan unggul.

Mengapa harus bibit unggul? jika hanya asal dalam memilih bibit akan berdampak terhadap hasil pembudidayaan. Apabila kita memilih calon induk yang baik, maka anakan yang di hasilkan nantinya akan memiliki kualitas yang unggul juga.

Nah jika anda memilih untuk kepentingan puyuh penghasil telur harus memilih bibit yang dihasilkan dari induk yang berkualitas dan memiliki produksi telur yang maksimal. Cari dari penjual bibit terpercaya agar mendapatkan hasil bibit yang baik dan unggul.

Namun pembelian bibit sendiri kita juga harus menyesuaikan dengan tujuan anda, karena bibit dibagi menjadi tiga tujuan yaitu :

  • Apabila anda mebuididayakan burung puyuh untuk kepentingan daging maka pilihlah indukan jantan dan betina dan memiliki postur tubuhnya besar. carilah burung puyuh yang sudah tidak produksi telur.
  • Jika anda memilih untuk kepentingan sebagai burung puyuh petelur, maka anda memilih burung puyuh betina dan memiliki produksi telur yang aktif. lalu carilah pejantan juga siap membuahi burung puyuh betina. namun perhatikan sehat dan tidaknya burung puyuh agar tidak mengalami masalah saat di budidayakan.
  • Jika anda untuk kebutuhan konsumsi telur maka pilihlah indukan yang bebas dari penyakit dan tidak cacat sehingga burung akan memiliki kualitas produksi telur yang baik.

3. Pemeliharaan Burung Puyuh

Langkah selanjutnya setelah anda sudah memilih bibit yang akan anda budidayakan, lakukan perawatan kepada burung puyuh agar mendapatkan kesehatan dan kenyamanan untuk burung puyuh.

Walaupun tidak terlalu rumit akan tetapi anda wajib melakukan proses ini agar burung puyuh tidak mengalami masalah pertumbuhan dan produksi telurnya, jika untuk kepentingan telur.

Ada beberapa hal yang wajib anda lakukan dan ketahui bagaimana cara pemeliharaan yang harus dilakukan untuk kelangsungan budidaya agar maksimal. Seperti berikut penjelasanya :

Melakukan Vaksinasi Dan Kebersihan

Hal yang perlu diperhatikan adalah menjaga kebersihan dan vaksinasi, dalam budidaya hewan apapun proses ini sangat di perlukan salah satunya burung puyuh ini.

Proses ini sangat bermanfaat dan menghindari burung puyuh akan terserang penyakit. Tentu dengan menerapkan tahap ini burung akan menjasi kebal terhadap penyakit yang akan menyerangnya.

Jika sudah menyerang maka anda akan mengalami kerugian yang sangat besar sekali, dengan menjaga kebersihan dan pemberian vaksinasi bertujuan untuk antisipasi burung puyuh terjangkit penyakit.

Melakukan Kontrol Penyakit

Perhatikan dengan teliti apakah burung puyuh terjangkit penyakit atau tidak. burung yang mengalami kurang sehat maka akan terlihat tanda-tandanya. Jika ada yang mengalami penyakit pisahkan puyuh agar tidak menular kepuyuh lainya.

Lakukan sesering mungkin proses ini agar burung tidak mengalami kematian dengan jumlah besar. Jika ada yang terserang penyakit tanyakan pada ahlinya agar dapat tertangani dengan benar.

Memberikan Makanan Burung Puyuh

Berikan pakan dengan secara tertur maka hasil pembudidayaan mendapatkan hasil panen yang maksimal dan tidak mengalami keterlambatan dalam pertumbuhan dan perkembangan burung puyuh.

Oleh karena itu berikan pakan yang sesuai dan memiliki gizi atau nutrisi yang cukup terhadap burung puyuh agar tetap berkembang dengan baik dan jika sudah mulai bertelur akan mendapatkan panen telur yang produksinya maksimal.

Untuk pemberian pakan atau ransum dibagi menjadi dua bagian yaitu bentuk dan jenis. semisal pakan jenis bentuk seperti tepung, remah-remah dan pellet.

Burung puyuh memiliki sifat yang mau mematuk makanan kawanya atau lebih jelasnya mau berebut makanan terhadap hewan sejenisnya. sehingga pemberian pakan harus di berikan secara merata.

Pemberian pakan dilihat dari usia tau umur burung puyuh. Nah jangan asal memberi pakan terhadap burung puyuh, agar makanan dapat dicerna dengan baik untuk pertumbuhanya.

Satrter adalah masa awal pertumbuhan burung puyuh dan pakan yang harus di berikan berupa tepung atau mass pada usia anakan puyuh dibawah 3 minggu. Untuk burung Puyuh yang sudah berusia 3 minggu lebih bisa memberikan pakan berbentuk butiran atau crumble.

Jika anda sudah banyak memiliki pengalaman dan pengertian. sebenarnya bisa saja meracik makanan burung puyuh sendiri. Namun jika anda masih pemula bisa membelinya saja di toko pakan hewan terdekat untuk lebih mudahnya tanpa salah pemberian gizi terhadap burung puyuh.

Berikan pakan sehari dua kali pagi dan sore hari, agar kebutuhan pakan dapat terpenuhi secara sesuai yang dibutuhkan burung puyuh.

4. Proses Panen Puyuh

Proses pemanenan adalah hal yang paling ditunggu oleh semua peternak. Seperti yang kita bahas diatas, bagaimana cara perawatan burung puyuh agar mendapatkan hasil panen yang maksimal. Nah untuk Proses panen burung puyuh dibagi menjadi 2 bagian yaitu :

  • Hasil Panen Utama. Jika tujuan pembudidayaan burung puyuh dimanfaatkan sabagai penghasil telur, maka anda setiap hari dapat memanennya selama burung puyuh produksi telur berlangsung. Apabila anda membudidayakan burung puyuh sebagai pembibitan, anda akan panen setelah telur puyuh menetas. Jika burung puyuh yang anda budidayakan sudah tidak bertelur maka puyuh induk dapat dipanen lagi sebagai penghasil daging.
  • Hasil Panen Tambahan. selain telur, daging dan anak puyuh ada hasil tambahan lain. Nah bulu burung puyuh dapat di manfaatkan sebagai media kerajinan tangan dan kotoran burung puyuh juga bisa dijadikan pupuk untuk tanaman.

Catatan :

Jika anda masih pemula belum pernah memulai budidaya burung puyuh sama sekali, agar anda mendapatkan hasil yang baik. gali pengetahuan anda tentang budidaya burung puyuh atau bisa juga menanyakan kapada ahlinya, agar anda tidak mengalami kerugian dengan jumlah besar.

Demikianlah bagaimana pembahasan budidaya burung puyuh untuk pemula yang wajib anda ketahui dan bagaimana memulainya agar mendapatkan hasil panen yang baik dan telur berkulitas.

Bacajuga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *