cara beternak kroto dengan toples dengan mudah

Diposting pada 30 views
budidaya rangrang

cara beternak kroto dengan toples- angkrang atau juga disebut juga rangrang adalah salah satu semut yang banyak dicari oleh manusia.

Telur rangrang biasa dijadikan bahan makanan burung. Menurut beberapa orang bila burung sering dikasih pakan kroto akan membuat burung mengeluarkan suara yang bagus.

Telur rangkrang atau yang sering disebut kroto, bukan hanya sebagai pakan burung saja tetapi pemancing juga ada yang menggunakan umpan dengan bahan keroto.

Makanya usaha beternak rangrang banyak dilirik oleh kalangan masyarakat sipil. Harga telur rangrang juga sangat mahal perkilonya.

Wajar saja usaha berternak rangrang banyak yang menekuninya. Karena hasil pundi pundi uang yang sangat besar sekali.

Buat anda yang belum pernah menekuni usaha beternak rangrang, dapat anda mengetahui dengan cara ternak kroto di pembahasan kali ini.

Budidaya rangrang sendiri dengan menggunakan toples dapat menghasilkan telur lebih optimal dibandingkan di sarangnya.

Sebenarnya pembudidayaan rangrang ini sudah lama dilakukan oleh masyarakat di Indonesia. hanya saja tidak banyak orang yang Megetahuinya.

Berikut ini cara pembudidayaan rangrang , yang dapat anda lakukan dirumah dengan mudah :

Cara Ternak Kroto Media Toples

Cara Membuat Tempat Ternak Kroto

Tahap awal sebelum anda mempersiapkan bibit alangkah lebih baik mempersiapkan tempat untuk menampung rangrang tersebut.

Kenapa Harus mempunyai tempat terdahulu, Karena jika anda sudah memiliki bibit maka anda akan bingung akan di tampung dimana bibit tersebut.

Bentuk kandang rangrang sendiri sangat praktis dengan bahan baku yang sangat mudah anda dapatkan. bisa menggunkan kayu yang dibentuk tingkat seperti rak atau dengan besi yang di bentuk seperti rak.

Namun jika tahap pemula alangkah lebih baik anda menggunakan kayu untuk memperkecil modal awal anda.

Nanti jika rak kayu untuk penampung rangrang sudah jadi, bisa anda letakan toples di bagian baris rak tersebut.

Cara penyiapanya seperti berikut :

  • Cari bahan yang anda inginkan untuk membuat rak dengan bahan dasar kayu atau bambu. Dengan di bentuk rak 2 tingkat atau juga bisa lebih.
  • Lakukan pembentukan rak tersebut dengan benar seperti gambar diatas. Jangan Lupa berikan mangkok Pada kaki rak tersebut.
  • Setelah rak sudah siap, letakan toples yang sudah dilubangi dan tengkurapkan toples secukupnya pada bagian tingkat rak tersebut.

Sedikit saya terangkan tentang pemberian mangkok, letakan pada setiap kaki rak lalu tuangkan air agar angkrang tidak kabur.

Cara Mempersiapkan Bibit Rangrang

Bibit adalah salah satu penentu utama dalam berhasilnya budidaya kroto. sebelum anda berbudidaya alangkah baiknya memperhatikanya.

pemilihan bibit rangrang bisa anda cari di sekitar rumah, peladangan, dan membeli dari petani yang menjual bibit rangrang.

Bibit yang baik, jika anda ingin mencarinya sendiri carailah sarang rangrang yang berada di pohon mangga dan mahoni.

Biasanya bibit yang dipilih oleh para ahli pembudidaya rangrang, yang berada di pohon tersebut.

Saya sarankan anda mencari di alam saja, karena penghasil kroto dapat berproduksi lebih banyak. dari pada membeli dari peternak atau petani langsung.

Ke unggulan bibit yang didapat dari alam lebih menyukai segala jenis makanan. Tetapi jika anda membeli dari petani, bibit rangrang tidak menyukai semua jenis makanan atau bisa disebut memilah-milah makanan yang di konsumsi.

Cara mengambil sarang :

  • Saat anda mengambil sarang rangrang yang perlu diperhatikan adalah jangan merusak rumah rangrang, ambil dengan hati hati agar tidak steress.
  • Letakan sarang pada tempat terbuka terlebih dahulu. maka nantinya rangrang tidak akan kabur dari sarang jika mengambilnya secara perlahan.

Namun jika anda tidak mau ribet dalam mencari bibit, bisa langsung membeli di petani rangrang.

ingat pengambilan di alam jangan di pepohonan terlalu tinggi, dapat membahayakan diri anda jika di gigit rangrang saat mengambilnya.

Cara Pemindahan Angrang Ketempat Pembudidayaaan

  • Pertama jika persiapan pertama dan kedua sudah dalam pembuatan rak dan toples yang sudah anda barisakan dengan melubangi toples ukuran 5-7 cm.
  • Lalu letakan sarang tersebut dengan memasukan sarang kedalam toples dan tutup bagian penutup toples dengan lakban. cara ini untuk menghindari rangrang kabur.
  • Selanjutnya persiapkan nampan dengan mengisi air dengan ukuran setengah nampan tersebut.
  • Letakan batu bata di tengah nampan yang sudah di isi air.
  • Lalu letakan toples yang sudah berisi bibit rangrang diatas batu bata yang berada di nampan tersebut.

Peletakan toples di atas batu bata ditengah nampan yang berisi air, bertujuan agar bibit tidak pindah atau masuk ketoples lain.

Itulah cara yang dapat anda lakukan dalam pemindahan yang benar untuk memindahkan bibit agar tidak kabur dan tertukar tempat masuk sarang toples lain.

Cara pemberian Pakan Dan Perawatan angkrang

  • Setelah persiapan sudah anda lakukan semua, laukan pemberian pakan dan perwatan angkrang dengan baik, agar mendapatkan produksi telur/kroto yang banyak saat memanennya.
  • Makanan rangrang bisa anda kasihkan jika ada serangga mati seperti kecowa, ulat belatung, jangkrik, belalang. Dan jangan memberikan serangga matinya terkena obat pembasmi serangga.
  • Karena dapat berakibat fatal bibit akan mati semua jika anda memberikan pakan serangga yang matinya terkena pembasmi/obat-obatan pembunuh serangga.
  • Beri makan rangrang sehari dua kali agar tidak kekurangan pakan. Pemberian pakan dapat anda lakukan sebelum pakan pertama habis.
  • Jangan lupa berikan rangrang asupan nutrisi yaitu dengan memberikan madu atau gula sebagai asupan yang baik.
  • Pemberian nutrisi bisa anda letakan pada luar saranug agar tidak mengotori bagian dalam sarang tersebut.
  • Hindari penempatan rangrang di tempat yang ada peredator pemangsa rangrang tersebut.
  • Jangan membuat tempat pembudidayaan ditempat terbuka dan juga tidak boleh diruangan yang memilki suhu panas yang berlebihan.

Mengapa tempat pembudidayaan tidak boleh ditempat terbuka?

Karena dapat membuat rangrang kabur atau mati jika terkena panas dan hujan. makanya harus didalam ruangan yang suhu yang nyaman.

Bacajuga: Cara Budidaya Ikan Mas Koki Di Kolam Terpal

Cara Proses Pemanenan Kroto Rangrang

Dalam pemanenan pun harus anda lakukan agar mendapatkan hasil panen yang baik dan optimal pada produksi kroto rangrang.

sebelum anda melakukan pemanenan alangkah baiknya anda memperluas teknik wawasan anda bagaimana cara pemanenan kroto yang baik dan benar.

Jangan samapai ketika anda memburu hasil dan mempercepat proses pemanenan dapat mengakibatkan kerugian yang berkelanjutan.

Namun tenang saja dalam pembahasan di bawah ini akan saya jelaskan bagaimana cara pemanenan yang benar.

Caranya seperti berikut :

  • Rangrang boleh anda penen saat sudah berusia 4 sampai 6 bulan pembudidayaan dari awal anda memasukan bibit tersebut.
  • Pemanenan dilakukan di usia 4 – 6 bulan, bertujuan agar panen angkrang agar tetap mendapat hasil tetap optimal dalam produksi krotonya.
  • Setelah pemanenan pertama biasanya dapat anda penen kembali pada waktu 15 – 20 hari. memang lebih cepat dari panen pertama.
  • Sebelum anda membuka tples yang akan di panen, siapkan nampan datar yang kering dan lalu anda tuangkan toples sarang yang siap di panen.
  • Proses pemisahan semut dan kroto harus lihai dan cepat agar kroto tidak di bawa kabur.
  • Biasanya pertoples akan berisi kroto kisaran 1-2 ons saja.
  • Gunakan pelindung tangan agar tidak terkena gigitan, bisa menggunkan sarung tangan plastik.
  • setelah pemanenan kroto selesai silahkan masukan kembali semut kedalam proses.

Lakukan proses pemanenan dapat anda ikuti langkah-langkah diatas agar tidak melakukan yang berdampak negative pada semut rangrang.

Permasalahan Yang Sering Terjadi

Biasanya lambat dalam perkembanganya, dan kesalahan dalam memilih bibit yang di gunakan. jika sudah terjadi kesalahan dalam pemilihan bibit maka tidak akan mendapat hasil apa-apa.

Makanya saya sarankan bibit unggul harus anda dapat dari alam agar hasil meksimal dalam pembudidayaan

bahkan banyak kasus kematian pada bibit, biasanya terjadi oleh pembudidaya pemula kasus ini terjadi.

Demikian dalam pembahasan bagaimana cara pembudidaya yang benar sehingga dapat memberi wawasan anda untuk lebih memperhatikan lagi dalam pembudidayaan rangrang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *